Share

5 Cara Mengelola Keuangan dan Bonus Prestasi Atlet agar Tidak Habis Sia-sia, Nomor 1 Paling Menentukan

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Senin 20 Juni 2022 07:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 20 43 2614437 5-cara-mengelola-keuangan-dan-bonus-prestasi-atlet-agar-tidak-habis-sia-sia-nomor-1-paling-menentukan-pi3170k5IC.jpg 5 cara mengelola keuangan dan bonus prestasi atlet agar tidak habis sia-sia (Foto: Instagram/@robinbone)

ADA 5 cara mengelola keuangan dan bonus prestasi atlet agar tidak habis sia-sia, yang akan dibahas dalam artikel ini. Sebagaimana diketahui, seorang atlet pasti punya masa kejayaan dan keteneran.

Biasanya, itu tidak panjang. Masa aktif dipengaruhi oleh faktor usia yang kadang tak lagi menunjang kondisi fisik seperti sedia kala.

Nah, Okezone bakal membahas cara mengelola keuangan selama atlet masih dalam masa kejayaan. Berikut 5 cara mengelola keuangan dan bonus prestasi atlet agar tidak habis sia-sia:

5. Ketahui Usia Produktif

Usia Produktif

Mengetahui usia produktif sebagai seorang atlet merupakan hal penting. Ya, seperti yang sudah disinggung, seorang atlet punya rentang usia produktif yang pendek. Oleh sebab itu, mereka harus tahu batasan.

Risza Bambang CFP dari OneShildt Financial Independence mengemumakan, bahwa usia produktif atlet olahraga ada di kisaran 35 tahun. Dari usia 35 tahun hingga 75 tahun sebisa mungkin para atlet memiliki pemasukan lain.

4. Siapkan Profesi Baru

Profesi Baru

Kemudian, Risza juga mengatakan, saat seorang atlet tidak produktif lagi, perlu menentukan profesi baru yang bisa dijalankan untuk memperoleh pemasukan. Sebagai contoh, Chris John setelah memutuskan pensiun, melebarkan sayapnya di dunia bisnis asuransi serta menjadi motivator.

Tak hanya itu, atlet bulu tangkis dapat beralih profesi menjadi pelatih. Risza menerangkan, dalam memutuskan menjadi pelatih, perlu ditetapkan juga skalanya dengan jadi pelatih nasional atau internasional. Sebab, itu akan mempengaruhi jumlah pemasukan yang didapat.

3. Bijak Atur Keuangan

Bijak Atur Keuangan

Hal yang tak kalah penting adalah bisa mengatur keuangan dengan baik. Perlu diingat, bijaklah dalam menggunakan uang hasil bonus dan kerja keras. Adapun dalam mengatur keuangan dibagi menjadi dua, yaitu kebutuhan dan keinginan. Seseorang harus bijak dalam menentukan pilihannya sesuai dengan kondisi keuangan.

2. Investasi

Para atlet yang mendekati masa pensiun rasanya wajib melek investasi, terutama pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan. Dengan begitu, atlet dapat belajar bersama perencana keuangan. Harapanya, mereka bisa menikmati masa tua dengan nyaman.

1. Atur Gaya Hidup

Atur Gaya Hidup

Selain bijak dalam mengatur keuangan, menentukan gaya hidup juga menjadi hal penting. Bahkan, ini jadi hal paling penting bagi seorang atlet. Ibarat investasi, gaya hidup pun juga masuk ke dalam salah satunya.

Pasalnya, kecenderungan seseorang yang tidak bisa mengontrol gaya hidup, bisa berpengaruh terhadap neraca finansialnya. Bahayanya, jika gaya hidup tak sehat dan keuangan tak bagus, akan berpengaruh ke dalam kehidupan di hari tua.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini