Share

Ganda Jepang Beberkan Perbedaan Duet Apriyani dengan Siti Fadia dan Greysia Polii, Usai Disikat di 32 Besar Indonesia Open 2022

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Kamis 16 Juni 2022 06:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 16 40 2612396 ganda-jepang-beberkan-perbedaan-duet-apriyani-dengan-siti-fadia-dan-greysia-polii-usai-disikat-di-32-besar-indonesia-open-2022-zh6NzAsHle.jpg Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti kala berlaga. (Foto: PBSI)

JAKARTA – Ganda putri unggulan kelima asal Jepang, Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara, mengomentari duet baru Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Dia pun mengungkap perbedaan permainan Apriyani kala berduet dengan Fadia dan sebelumnya dengan Greysia Polii.

Hal ini diungkap Matsumoto/Nahahara usai merasakan langsung berhadapan dengan Apriyani/Fadia di babak 32 besar Indonesia Open 2022. Matsumoto/Nahahara pun harus menelan kekalahan dalam pertemuan yang berlangsung pada Selasa 15 Juni 2022 sore WIB di Istora Senayan, Jakarta itu dengan skor 7-21, 21-17, dan 17-21.

Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti

Usai pertandingan, Nagahara mengungkapkan kesulitannya menghadapi peraih emas SEA Games 2021 itu dengan pasangan duet barunya. Menurutnya, Apriyani/Fadia bermain sangat gemilang.

"Lawan sudah main di Indonesia Masters 2022, jadi sudah tahu cara mainnya di sini. Di gim pertama itu kami masih kaget, jadi kebawa ke permainan Apriyani/Fadia," kata Nagahara kepada awak media.

BACA JUGA: Lawan Zhao Jun Peng Lagi, Jonatan Christie Berniat Balas Kekalahan

"Di gim kedua, kami sudah tahu bagaimana harus bermain, dan kami berhasil ambil gim kedua. Tapi di gim ketiga kami kalah dalam adu kemauan, mereka luar biasa," imbuhnya.

Kemudian, Matsumoto mengatakan bahwa Apriyani bermain dengan tempo yang lebih cepat dan lebih menyerang ketika berpasangan dengan Fadia. Padahal sebelumnya, dia merasa Apriyani bermain dengan tempo yang lebih lambat dengan Greysia, yang kini telah pensiun.

BACA JUGA: Usai Berhadapan di Final Indonesia Masters 2022, Ganda China Chen/Jia Ungkap Perbedaan Lawan Apriyani saat Duet dengan Greysia dan Fadia

"Yang pasti karena berbeda partner, sekarang Apriyani mainnya lebih cepat. Kalau waktu sama Greysia mereka mainnya lebih lambat, ada ritme permainan sendiri," jelas Matsumoto.

"Kalau sekarang sama Fadia mainnya lebih cepat, jadi kayak benar-benar bingung, biasanya kalau lawan mereka, mainnya lama, sekarang lebih banyak menyerang, permainan jadi lebih cepat," imbuhnya.

Nagahara pun yakin pasangan muda Indonesia itu bakal terus berkembang menjadi lebih baik lagi. Namun, dia berambisi untuk membalas kekalahan hari ini jika bentrok lagi dengan mereka.

"Mereka berdua masih muda, semakin lama semakin berkembang, pasti bakalan lebih bagus lagi. Tapi kalau kami bertemu mereka lagi, kami akan berusaha yang terbaik supaya menang," jelas pemain berusia 26 tahun itu.

Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti

Penampilan Apriyani/Fadia sendiri sejauh ini memang sangat menjanjikan. Usai menyabet emas dalam debut mereka di SEA Games 2021, mereka sukses menjadi runner up di ajang Indonesia Masters 2022, yang merupakan turnamen BWF perdana mereka.

Kini, peluang Apriyani/Fadia untuk mengulangi pencapaian apik tersebut di Indonesia Open 2022 masih terbuka lebar. Mereka lolos ke babak 16 besar dan akan menghadapi pasangan China, Zhang Shu Xian/Zheng Yu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini