Share

Indonesia Kalah dari India di Final Piala Thomas 2022, Taufik Hidayat Beri Kritik Menohok

Cikal Bintang, Jurnalis · Rabu 18 Mei 2022 00:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 18 40 2595749 indonesia-kalah-dari-india-di-final-piala-thomas-2022-taufik-hidayat-beri-kritik-menohok-ZqNtT6fiW7.jpg Taufik Hidayat beri kritik untuk Tim Putra Indonesia yang gagal juara Piala Thomas 2022 (Foto: Okezone)

JAKARTA – Tim Putra Indonesia menelan kalah 0-3 dari India di final Piala Thomas 2022. Hasil buruk tersebut membuat legenda bulu tangkis Indonesia, Taufik Hidayat, buka suara.

Taufik Hidayat berterima kasih kepada Indonesia yang telah berjuang di Piala Thomas 2022. Akan tetapi, dia juga memberikan kritik menohok kepada Indonesia.

Taufik Hidayat (Foto: Instagram/@taufikhidayatofficial)

Sebagaimana diketahui, Indonesia dikalahkan India di Impact Arena, Thailand, Minggu 15 Mei 2022. Meski diunggulkan dan berstatus juara bertahan, Indonesia justru tidak berkutik di hadapan India.

Hasil itu membuat India merengkuh gelar pertama mereka setelah berkompetisi kurang lebih selama 70 tahun di Piala Thomas. Tentu saja, kekalahan ini cukup mengecewakan bagi Indonesia.

Beragam kritik atas hasil ini pun dilontarkan untuk Indonesia, tak terkecuali dari Taufik Hidayat. Legenda tunggal putra Indonesia itu juga memberikan kritik pada PBSI.

Menurut Taufik, Indonesia mempunyai beberapa catatan yang harus segera dibenahi, terutama mental dan fisik. Taufik juga mempertanyakan peran pelatih tunggal putra yang dinilainya kurang mumpuni.

“Team thomas cup, terimakasih udah maksimal sampai di final. Pasti mereka kecewa dengan kekalahan ini, tapi ada satu catatan yg selalu……………MENTAL, FISIK, DAN mana pelatih tunggal putra indonesia?” tulis Taufik dalam akun Instagram pribadinya (@taufikhidayatofficial), Rabu (18/5/2022).

“Apakah Indonesia gak punya pelatih yg lebih baik dan mumpuni? Mau sampai kapan ini PBSI?” tambah Taufik dalam tulisan itu.

Jonatan Christie (Foto: PBSI)

Tunggal putra memang menjadi sektor yang paling disorot belakangan ini, termasuk di Piala Thomas 2022. Pasalnya, Indonesia belum menemukan pelatih kepala yang menangani sektor tunggal putra.

Selama ini, sektor tersebut hanya diisi oleh asisten pelatih, Irwansyah, sejak kepergian Hendry Saputra yang kontraknya habis pada 2021. Oleh sebab itu, Indonesia tentu membutuhkan sosok baru di sektor tunggal putra.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini