Share

Fajar/Rian Ungkap Penyebab Gagal Tumbangkan Wakil Jepang di Semifinal Piala Thomas 2022

Fitradian Dimas Kurniawan, Jurnalis · Sabtu 14 Mei 2022 07:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 14 40 2594001 fajar-rian-ungkap-penyebab-gagal-tumbangkan-wakil-jepang-di-semifinal-piala-thomas-2022-qk3kJTVVnN.jpg Fajar Alfian dan Muhammad Rian ungkap penyebab gagal menang lawan wakil Jepang (Foto: Badminton Photo)

GANDA putra Indonesia, Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto ungkapkan penyebab kegagalannya menumbangkan wakil Jepang di Semifinal Piala Thomas 2022. Menurut pasangan Indonesia itu adanya tekanan tinggi jadi faktor utama mereka gagal menang tadi malam.

Sebagaimana diketahui, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto turun di partai keempat Semifinal Piala Thomas 2022 melawan Akira Koga/Yuta Watanabe. Fajar/Rian pun takluk dengan skor 14-21, 21-13 dan 21-18.

Fajar/Rian

Bermain di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Jumat 15 Mei 2022 malam WIB, Fajar/Rian memulai pertandingan dengan baik. Namun, di tengah pertandingan pertahanan mereka mulai goyah.

Hal itu membuat Koga/Watanabe mampu mengejar dan balik menekan Fajar/Rian. Mereka menampilkan permainan tempo cepat yang membuat Fajar/Rian kesulitan.

Akibat kekalgan itu, skor menjadi imbang 2-2. Padahal jika Fahar/Rian menang, Indonesia dipastikan lebih dulu meraih tiket Final Piala Thomas 2022.

Beruntung, tunggal putra Indonesia, Shesar Hiren Rhustavito dapat mengalahkan Kodai Naraoka di laga terakhir. Shesar Hiren menang 21-17 dan 21-11, sekaligus membawa Indonesia melaju ke Final Piala Thomas 2022 melawan India.

Kendati demikian, Fajar masih kecewa karena gagal memberikan poin. Namun, ia tak memungkiri jika permainan Koga/Watanabe lebih baik ketimbang dirinya dan Rian.

Fajar/Rian

“Kami kecewa tidak bisa sumbang poin untuk tim. Kami sebenarnya sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi lawan memang lebih baik. Saat unggul 11-8 di gim ketiga, kami malah banyak melakukan kesalahan sendiri dan itu membuat lawan makin percaya diri dan bisa bangkit,” kata Fajar pada rilis resmi PBSI.

Hal tersebut pun juga diucapkan oleh Rian. Ia mengakui jika dirinya dibuat tertekan oleh permainan Koga/Watanabe, sehingga akhirnya harus menelan kekalahan.

“Saya dan Fajar pun sebenarnya sudah berusaha maksimal. Saat di gim ketiga saat unggul 11-8, kami malah jadi kehilangan 3 poin secara beruntun. Permainan mereka kembali balik dan makin percaya diri,” ujarnya

“Kami jadi tertekan dan susah untuk bangkit dan kembali menemukan pola permainan terbaik. Serangan tadi memang lebih terarah ke Yuta, karena penampilan Koga penuh percaya diri. Dia main bagus. Pelatih pun sudah menginstruksikan untuk terus mencecar terus Yuta,” tutur Rian.

Selanjutnya perjuangan tim bulu tangkis putra Indonesia akan berlanjut di Final Piala Thomas 2022, Tim Merah-Putih bakal bersua India di final pada Minggu 15 Mei 2022 pukul 13.00 WIB.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini