Share

Penyebab Formula E Disebut Wajah Masa Depan Dunia Balap Mobil

Ilham Sigit Pratama, Jurnalis · Rabu 11 Mei 2022 02:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 11 37 2592041 penyebab-formula-e-disebut-wajah-masa-depan-dunia-balap-mobil-9HFBx54ere.jpeg Penyebab Formula E disebut wajah masa depan dunia balap mobil (Foto: MNC Media)

PENYEBAB Formula E disebut wajah masa depan dunia balapan mobil akan dibahas di artikel ini. Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Presiden Infrastruktur Formula E Jakpro, Irawan Sucahyono.

Ia mengatakan Formula E punya potensi jangka panjang. Sebab demikian, ia meyakini Formula E jadi inovasi balapan mobil di masa mendatang. Irawan pun membeberkan kelebihan Formula E ketimbang balapan konvensional.

Formula E

“Ini akan menarik, kita tahu bahwa balap itu terhadap sustainibility memang jauh, terhadap lingkungan, suara, emisi,” kata Irawan dikutip Youtube Jakpro.

“Kita tahu mesin konvensional itu untuk mendapat performa yang tinggi itu menggunakan berbagai cara, karbon nomor sekian, performance nomor satu,” tambahnya.

Lebih lanjut, Irawan menyebut bahwa Indonesia beruntung bisa jadi negara yang turut menggelar balapan mobil listrik ini. Baginya ini langkah nyata untuk mulai beralih ke energi yang baru untuk kendaraan.

“Tapi di sinilah bedanya, ini adalah zero emission, ini masa depan motor sport, mingkin nanti dunia balap menjadi seperti ini,” ujarnya.

Irawan juga mengatakan bahwa Formula E sangat penting untuk kemajuan teknologi Indonesia di ranah keberlanjutan alam. Pasalnya, Formula E tidak hanya mementingkan pada performa mesin mobil.

Formula E

Melainkan Formula E menjunjung tinggi tiga aspek penting. Di antaranya performance, efficiency dan sustainability.

Jadi, tidak hanya performa mobil yang ramah lingkungan. Tetapi, akan menekan polusi energi yang terbuang.

“Jadi memang dalam perencanaan desain dan evennya, mindset kita itu diarahkan pada dunia sustainability, sehingga dari awal kita sudah memikirkan hal tersebut,” ujarnya.

“Di sini ada tiga hal yang sama pentingnya, performance, efficiency dan sustainibilty, tidak hanya kita pakai listrik, tetapi juga dipikirkan pengelolaan efficiency-nya bagaimana,” terangnya.

“Kalau mesin konvensional, energi yang terbuang percuma itu di atas 40 persen, tapi kalo energi listrik yang jadi mechanical energy-nya itu 90 persen, jadi sangat-sangat efisien,” timpalnya.

Sebagai tambahan informasi, Indonesia sendiri bakal jadi tuan rumah Formula E 2022. Kota Jakarta dipilih jadi tuan rumah balapan mobil berbahan bakar listrik ini, yang berlangsung pada 4 Juni 2022.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta  melalui Jakpro, sedang mengebut pembangunan sirkuit Formula E, yang berlokasi di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta. Sirkuit balap mobil listrik di Jakarta tersebut ditargetkan selesai pada akhir Mei 2022.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini