Share

Asian Games 2022 Resmi Ditunda, Ketua KOI Akui Kecewa

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Jum'at 06 Mei 2022 20:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 06 43 2590125 asian-games-2022-resmi-ditunda-ketua-koi-akui-kecewa-mEy2HXr9kc.jpeg Ketua KOI, Raja Sapta Oktohari. (Foto: NOC Indonesia)

JAKARTA – Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari, mengaku kecewa Asian Games 2022 yang seharusnya berlangsung di Hangzhou, China dipastikan ditunda. Sebab ia menyebut Indonesia sudah mengeluarkan biaya yang besar untuk persiapan menghadapi pesta olahraga terbesar di Asia tersebut.

Hari ini, Jumat (6/5/2022), Komite Olimpiade Asia (OCA) telah resmi menunda penyelenggaraan Asian Games 2022. Hal itu terjadi akibat jumlah penderita Covid-19 yang kembali meningkat di China, yang merupakan tuan rumah dari ajang tersebut.

Padahal, sedianya Asian Games 2022 diselenggarakan pada 10-25 September mendatang di Hangzhou, China. Namun sialnya, virus Corona lagi-lagi mengganas di Negeri Tirai Bambu yang menyebabkan ajang multievent antar negara-negara Asia itu terpaksa ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.

Asian Games 2022 (Twitter/19thAGofficial)

“Saya sudah komunikasi langsung dengan OCA dan sudah mengonfirmasi bahwa memang penundaan Asian Games 2022 itu sudah ditetapkan karena angka Covid-19 yang tinggi di China,” kata Okto –sapaan akrab Raja- saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Jumat (6/5/2022).

Okto pun sangat menyayangkan Asian Games 2022 ditunda. Sebab menurutnya, kontingen Indonesia di masing-masing cabang olahraga telah mempersiapkan diri dengan baik dan sudah mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk melakukan persiapan tersebut.

“Tentunya kita menyayangkan ini semua terjadi karena persiapan menjelang Asian Games telah dilakukan oleh para atlet kita di setiap cabang olahraga dengan biaya yang tidak sedikit dan penundaan ini tentunya berdampak pada pembinaan prestasi terutama biaya,” jelas pria berusia 46 tahun itu.

Kendati demikian, Okto mengaku bahwa KOI sangat menghargai keputusan yang telah diambil oleh OCA tersebut. Menurutnya, yang paling penting adalah keselamatan para atlet dan ofisial Indonesia meski tentunya sangat sulit untuk menerima penundaan tersebut.

Ketua KOI, Raja Sapta Oktohari (NOC Indonesia)

“Kita menghargai keputusan OCA dan panitia Asian Games China, apapun alasannya, tentu yang paling utama adalah keselamatan para atlet dan ofisial kita. Jadi ya ini situasi yang tidak mudah tapi mudah-mudahan Covid bisa segera selesai dan semua aktifitas bisa kembali seperti semula,” pungkasnya.

Ketua KOI itu lantas mengingatkan kembali bahwa hal tersebut merupakan peringatan bahwa pandemi Covid-19 belum hilang sepenuhnya. Dia pun menghimbau semua masyarakat dan juga para atlet Indonesia untuk terus menjaga kesehatan dan tak lupa untuk menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini