Share

5 Dosa Malaysia pada Atlet Indonesia di Dunia Olahraga, Nomor 1 Terjadi di SEA Games 2017

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 25 April 2022 21:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 25 43 2585126 5-dosa-malaysia-pada-atlet-indonesia-di-dunia-olahraga-nomor-1-terjadi-di-sea-games-2017-Y8mPvjDpEJ.jpg Berikut 5 dosa malaysia pada atlet Indonesia di dunia olahraga (Foto: PSSI)

5 dosa Malaysia pada atlet Indonesia di dunia olahraga akan dibahas Okezone. Indonesia dan Malaysia adalah rival dalam bidang olahraga.

Beberapa kejadian di dunia olahraga, yang melibatkan atlet Indonesia dan Malaysia, kerap membekas di ingatan publik Tanah Air. Berikut lima dosa Malaysia pada atlet Indonesia di dunia olahraga:

5. Pesilat Malaysia Rusak Fasilitas Asian Games 2018

5 dosa Malaysia pada atlet Indonesia di dunia olahraga

(Mohd Al Jufferi Jamari vs Komang Harik Adi Putra, foto: Okezone/Bagas Abdiel)

Pesilat Malaysia, Mohd Al Jufferi Jamari, jadi sorotan di Asian Games 2018 yang berlangsung di Indonesia. Sebab, usai dinyatakan Walk Out (WO) di final saat melawan atlet Indonesia, Komang Harik Adi Putra, dia mengamuk di ruang warming-up. Perlu diketahui, dia WO karena menilai keputusan juri banyak memihak Komang Harik Adi Putra yang akhirnya mendapatkan medali emas.

Selain itu, Mohd Al Jufferi Jamari juga merusak fasilitas ruang warming-up. Dia meninju tembok yang terbuat dari triplek hingga bolong.

4. Pesilat Malaysia Diduga Dirugikan saat Bertarung dengan Wakil Indonesia di Final

5 dosa Malaysia pada atlet Indonesia di dunia olahraga

(Mohd Al Jufferi Jamari vs Komang Harik Adi Putra, foto: INASGOC)

Kasus Mohd Al Jufferi Jamari mengundang perhatian Ketua Federasi Silat Malaysia (PESAKA) saat itu, Datuk Megat Zulkarnain Omahrdin. Dia merasa pihaknya dirugikan oleh juri dalam partai final yang dijalani Mohd Al Jufferi Jamari.

3. Pesilat Indonesia Diduga Diperlakukan Tidak Adil di SEA Games 2017 Malaysia

5 dosa Malaysia pada atlet Indonesia di dunia olahraga

(Hendy dan Yolla Primadona Jumpil, foto: Istimewa)

Di SEA Games 2017 Malaysia, dua pesilat Indonesia, Hendy dan Yolla Primadona Jumpil, lolos ke final nomor seni. Dua wakil Tanah Air itu bertemu dengan wakil tuan rumah.

Sayang, Hendy dan Yolla kalah nilai dari wakil Malaysia sehingga harus puas dengan medali perak. Akan tetapi, kemenangan wakil tuan rumah berbau kontroversi karena jarak poin antara dua finalis cukup jauh, yaitu 554 (Indonesia) dan 582 (Malaysia).

2. Timnas Sepak Takraw Putri Indonesia Diduga Dirugikan di SEA Games 2017 Malaysia

5 dosa Malaysia pada atlet Indonesia di dunia olahraga

(Timnas Sepak Takraw Putri Indonesia, foto: Istimewa)

Masih dari SEA Games 2017, kecurangan diduga terjadi saat Timnas Sepak Takraw Putri Indonesia bersua Malaysia. Pasalnya, keputusan wasit Muhammad Radi dari Singapura diduga merugikan Timnas Sepak Takraw Putri Indonesia.

Timnas Sepak Takraw Putri Indonesia sempat melakukan protes. Akan tetapi, mereka akhirya memutuskan WO dari pertandingan tersebut.

1. Timnas Indonesia Diduga Diperlakukan Tidak Adil oleh Wasit Malaysia di SEA Games 2017

5 dosa Malaysia pada atlet Indonesia di dunia olahraga

(Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2017, foto: PSSI)

Timnas Indonesia U-22 bersua Timor Leste di Grup B SEA Games 2017. Pertandingan itu dipimpin oleh wasit Nagor Amir Bin Noor Mohamed. Beberapa keputusan wasit dari Negeri Jiran itu diduga merugikan Timnas Indonesia U-22 asuhan Luis Milla.

Dalam pertandingan yang dimenangi anak asuh Luis Milla dengan skor 1-0 tersebut, Timnas Indonesia U-22 terpaksa kehilangan Evan Dimas untuk laga berikutnya melawan Vietnam karena wasit memberikan kartu kuning kepadanya. Padahal, dalam tayangan ulang, Evan terlihat dikasari oleh sejumlah pemain Timor Leste.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini