Share

Scuderia Ferrari Menggila pada Awal Musim F1 2022, Felipe Massa Takjub

Fitradian Dimas Kurniawan, Jurnalis · Jum'at 22 April 2022 03:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 21 37 2583186 scuderia-ferrari-menggila-pada-awal-musim-f1-2022-felipe-massa-takjub-fUkKIogQl9.jpg Scuderia Ferrari tampil apik pada awal musim F1 2022 (Foto: Reuters)

IMOLA – Legenda F1, Felipe Massa, tidak menyangka dengan sepak terjang Scuderia Ferrari di F1 2022. Bagaimana tidak, dua pembalap Ferrari, Charles Leclerc dan Carlos Sainz Jr, tampil luar biasa pada tiga balapan pertama musim ini.

F1 kini duduk di puncak klasemen konstruktor sementara dengan torehan 104 poin. Tim Kuda Jingkrak unggul 39 angka dari Mercedes AMG Petronas yang membuntuti di tempat kedua.

Charles Leclerc (Foto: Reuters)

Hasil tersebut didapat setelah Leclerc memenangkan balapan di Bahrain dan Australia yang membuatnya bercokol di puncak klasemen dengan koleksi 71 poin. Sementara itu, Sainz berada di posisi tiga dengan selisih 34 angka dari Leclerc.

Massa pun menilai, tim asal Maranello, Italia tersebut telah memahami aturan F1 2022 dengan sangat baik. Hasilnya, mereka memiliki mobil yang dapat melaju kencang.

“Saya takjub dengan orang-orang di Maranello yang begitu maju dalam memahami aturan baru. Mobil mereka juga memiliki daya tahan yang bagus. Bukan rahasia lagi jika Ferrari berada jauh di depan. Hal itu berkat kondisi mobil yang kuat,” kata Massa, dikutip dari Planet F1, Jumat (22/4/2022).

Kendati demikian, Massa mengingatkan Ferrari agar tetap tenang. Pasalnya, dia memandang Red Bull Racing sebagai calon lawan yang kuat dengan mobil berkualitas.

“Mereka harus tetap tenang. Sebab, kesimbangan kekuatannya masih belum jelas setelah beberapa balapan. Bukan berarti Ferrari sudah menguasai gelar juara F1 2022. Apalagi, akan ada lintasan yang lebih mengutamakan aerodinamika ketimbang kecepatan,” ujarnya.

Carlos Sainz Jr (Foto: Reuters)

Meski begitu, Massa yakin Ferrari akan cukup diuntungkan pada beberapa balapan selanjutnya. Dia yakin Ferrari dapat tampil lebih cepat.

“Saya berpikir jika Imola, Spanyol, dan Monte Carlo menjadi tempat Ferrari bisa melaju lebih cepat. Sebab, saya menyadari jika Red Bull kencang, sedangkan Ferrari lebih seimbang di tikungan,” pungkas Massa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini