Share

Red Bull Tanpa Persiapan Matang Jelang F1 GP Emilia Romagna 2022

Fitradian Dimas Kurniawan, Jurnalis · Selasa 19 April 2022 01:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 18 37 2581177 red-bull-tanpa-persiapan-matang-jelang-f1-gp-emilia-romagna-2022-usvKyDFRD5.jpg Red Bull tanpa persiapan matang jelang F1 GP Emilia Romagna 2022 (Foto: Reuters)

SALAH satu tim balap Formula One (F1) 2022, Red Bull tak melakukan persiapan matang jelang F1 GP Emilia Romagna 2022. Hal itu diakibatkan format sprint race yang diterapkan pada akhir pekan depan.

Musim ini, F1 2022 akan kembali menerapkan sprint race di beberapa tiga seri. Termasuk salah satunya adalah pada ajang F1 GP Emilia Romagna 2022 di Sirkuit Imola.

Red Bull

Format sprint race sendiri sudah diperkenalkan sejak tahun lalu. Sekadar informasi sprint race ini dilaksanakan pada satu hari menjelang balapan. Sprint race juga menentukan posisi pembalap di grid balapan pada hari balapan.

Untuk F1 GP Emilia Romagna 2022, balapan dimulai pada Minggu 24 April 2022. Itu artinya, para pembalap sudah melakukan sprint race alias full balapan tanpa boleh ke pit, guna menentukan urutan di grid pada balapan, pada Sabtu 23 April 2022.

Kendati demikian, untuk sprint race musim ini ada sedikit perubahan. Di mana, para pembalap tetap melakukan kualifikasi pada Jumat 22 April mendatang. Kualifikasi itu untuk menentukan posisi sprint race para pembalap.

Sedangkan urutan start pada balapan hari Minggu tetap akan diambil dari hasil sprint race. Keadaan itu membuat kepala Red Bull, Christian Horner, sulit untuk mengembangkan mobilnya. 

“Saya tidak bisa mengatakan jika kami bakal membawa paket pembaruan yang besar. Ini merupakan bagian dari evolusi. Namun, dengan adanya sprint-race, kami tak memiliki banyak waktu untuk mengembangkannya,” kata Horner dikutip Racing News 365.

Red Bull

Akibat minimnya waktu untuk menyesuaikan mobil, maka Red Bull harus menerima paket mobil yang ada. Apalagi mereka harus mempelajari karakteristik ban untuk balapan.

“Kami hanya memiliki satu sesi latihan bebas, kemudian langsung kualifikasi. Kami harus yakin terhadap kemampuan mobil. Kami juga harus lebih mempelajari bannya dan performa mobil. Hal itu akan memberikan arah pengembangan mobil,” ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini