Share

Bukan Charles Leclerc, Bos Mercedes Justru Sebut Max Vestappen sebagai Kandidat Kuat Juara F1 2022

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Minggu 17 April 2022 17:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 17 37 2580325 bukan-charles-leclerc-bos-mercedes-justru-sebut-max-vestappen-sebagai-kandidat-kuat-juara-f1-2022-KTlR3WYR8K.JPG Max Verstappen bersama Charles Leclerc. (Foto: Reuters)

BRACKELEY – Bos Mercedes AMG Petronas, Toto Wolff menilai Max Verstappen adalah pembalap terkuat saat ini, jadi ia tak heran jika pembalap Red Bull Racing itu berpeluang untuk meraih gelar juara dunia lagi di Formula One (F1) 2022. Tentunya pernyataan Wolff itu menarik karena ia bukannya menjagokan pembalap timnya, yakni Lewis Hamilton dan Charles Leclerc (Scuderia Ferrari) yang sedang tampil luar biasa.

Sebagaimana diketahui, Verstappen terlibat persaingan sengit dengan pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, pada F1 2021 lalu. Keduanya saling salip menyalip di puncak klasemen hingga akhir musim.

Lalu, dalam balapan kontroversial di seri terakhir yang dihelat di Abu Dhabi, akhirnya pembalap asal Belanda itu berhasil keluar sebagai juara, yang merupakan mahkota pertamanya di F1. Dia menggagalkan ambisi Hamilton untuk menjadi pembalap dengan trofi F1 terbanyak dengan delapan gelar.

Toto Wolff bersama Hamilton

Wolff pun menilai bahwa gelar juara tersebut bukanlah yang terakhir untuk bintang berusia 24 tahun itu. Sebab menurutnya, Verstappen adalah seorang pembalap yang sangat brilian dan dapat melakukannya lagi, yakni menjadi juara dunia di F1 2022.

β€œIni (F1 2021) bukan gelar terakhir Max. Dia adalah pengemudi yang brilian. Itu benar-benar normal bahwa pertempuran begitu intens tahun lalu. Itu bagian dari balapan,” kata Wolff dilansir dari Mirror, Minggu (17/4/2022).

β€œJika situasinya terbalik, kami akan mengklaim trofi dan senang karenanya. Max tampil kuat sepanjang tahun lalu meski dia kehilangan banyak poin. Dia pantas menjadi juara dunia,” imbuhnya.

Pada musim 2022 ini pun, Verstappen tampil lebih cepat bersama Ferrari dibandingkan dengan Mercedes. Dia selalu bisa berada di posisi dua terdepan ketika balapan dan menjadi pemenang di GP Arab Saudi meski dua kali gagal finis di Bahrain dan Australia.

Max Verstappen

Melihat kondisi tersebut, Wolff tentu harus bisa meningkatkan performa Mercedes yang dikendarai Hamilton dan George Russel musim ini. Jika tidak, bukan tidak mungkin mereka akan kehilangan gelar konstruktor yang selalu mereka kantongi dalam delapan tahun terakhir.

Tentu saja, jika Mercedes tak berbenah maka seperti yang dikatakan pria asal Austria itu, Verstappen bisa menambah koleksi gelarnya lagi dan itu bisa terjadi pada musim ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini