Share

Mulai Musim dengan Buruk, Toto Wolff Tetap Optimistis Mercedes Bisa Juara F1 2022

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Minggu 17 April 2022 03:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 17 37 2580186 mulai-musim-dengan-buruk-toto-wolff-tetap-optimistis-mercedes-bisa-juara-f1-2022-UBZAZNKWKG.jpg Mercedes AMG Petronas diyakini masih punya peluang jadi juara konstruktor F1 2022 (Foto: Reuters)

BRACKLEY Mercedes AMG Petronas gagal unjuk gigi pada awal musim F1 2022. Pembalap andalan Mercedes, Lewis Hamilton, bahkan belum mampu memenangkan balapan sejauh ini.

Meski begitu, Kepala Tim Mercedes, Toto Wolff, tidak gusar. Dia masih yakin Mercedes bisa jadi juara konstruktor F1 2022.

Lewis Hamilton (Foto: Reuters)

Sebagaimana diketahui, Silver Arrow –memulai tiga balapan pertama musim ini dengan kurang meyakinkan. Meski bisa mengamankan posisi lima teratas, mereka tak mampu mengimbangi kecepatan para rival, seperti Scuderia Ferrari dan Red Bull Racing.

Keadaan tersebut membuat Hamilton dan George Russel hanya membawa Mercedes di posisi dua pada klasemen kontruktor dengan koleksi 65 poin. Mercedes tertinggal 39 angka dari Ferrari di puncak klasemen.

Mereka pun terancam gagal meraih sembilan gelar juara konstruktor berturut-turut pada musim ini. Kendati demikian, Wolff memilih untuk tetap optimistis menatap F1 2022.

"Jika kita melihatnya dari sudut pandang matematis dan probabilitas, saya mungkin akan mengatakan, bahwa kemungkinan kami bisa juara adalah delapan banding dua, tetapi ini adalah balap mobil dan apa pun bisa terjadi," kata Wolff, dilansir dari Express, Minggu (17/4/2022).

“Tim dapat DNF dan jika kami membuka potensi mobil, maka kami dapat kembali ke persaingan. Jadi, sebagai pembalap mobil, saya akan mengatakan itu mungkin 40-60. Sebagai ahli matematika, saya akan mengatakan kemungkinannya lebih buruk melawan kita,” imbuhnya.

Ya, ucapan Wolff tersebut memang benar adanya. Sebab, meski bisa melaju dengan kencang, pembalap Red Bull, Max Verstappen dan Sergio Perez, telah mengalami gagal finis pada awal musim ini.

Bahkan, sang juara bertahan F1 sudah dua kali tak menyelesaikan balapan. Masalah teknis pada mobil Verstappen jadi penyebab dia gagal finis di Bahrain dan Australia.

Lewis Hamilton (Foto: Reuters)

Sementara itu, Ferrari juga sudah satu kali mengalami insiden yang menyebabkan Carlos Sainz Jr. gagal finis di Albert Park, Australia. Selain itu, musim ini baru berjalan tiga seri sehingga perjalanan menuju tangga juara masih panjang.

Alhasil, bukan tidak mungkin Mercedes bisa kembali membawa pulang trofi konstruktor untuk kesembilan kalinya secara beruntun. Apalagi, Mercedes memiliki pembalap berkualitas dan kaya pengalaman dalam diri Hamilton.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini