Share

Penyebab Lewis Hamilton Gagal Bersinar di Kualifikasi F1 GP Australia 2022

Muammar Yahya Herdana, Jurnalis · Minggu 10 April 2022 03:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 09 37 2576235 penyebab-lewis-hamilton-gagal-bersinar-di-kualifikasi-f1-gp-australia-2022-evQE83lauE.jpg Lewis Hamilton kala tampil di F1 2022. (Foto: Reuters)

MELBOURNE – Pembalap Mercedes AMG Petronas, Lewis Hamilton, gagal bersinar di Kualifikasi F1 GP Australia 2022. Dia haya menempati posisi kelima.

Mendapati hasil ini, Lewis Hamilton pun membeberkan penyebabnya terpuruk di Kualifikasi F1 GP Australia 2022. Merasa tidak puas dengan pencapaian, juara dunia tujuh kali itu pun mengkiritik mobil Mercedes W13. Dia pun menyamakan mobil Mercedes W13 miliknya seperti ular derik.

Lewis Hamilton

Babak kualifikasi tersebut dilangsungkan di Sirkuit Grand Prix Melbourne, Sabtu 9 April 2022 siang WIB. Setelah berusaha dengan maksimal, Hamilton harus puas berada di posisi kelima dengan catatan 1 menit 18,825 detik.

Hamilton sebenarnya merasa cukup yakin dengan tenaga yang dimiliki mobilnya. Namun, masalah getaran mesin yang cukup mengganggu membuat pembalap asal Inggris itu tidak mampu berbuat banyak.

BACA JUGA: Hasil Kualifikasi F1 GP Australia 2022: Charles Leclerc Sabet Pole Position, Lewis Hamilton Tercecer

“Saya merasa pada lap yang saya buat, ada sedikit lebih banyak (tenaga) di mobil. Saya juga secara alami patah hati karena saya tidak dapat mengekstraksi sedikit pun,” ungkap Hamilton, dilansir dari Crash, Minggu (10/4/2022).

“Masalahnya adalah, ketika Anda mendorong mobil itu sedikit lagi, dia (mesinnya) cukup kasar. Dia seperti ular beludak atau ular derik,” imbuh pembalap berusia 37 tahun tersebut.

Meski begitu, Hamilton tidak sepenuhnya kecewa dengan hasil yang didapatkannya kali ini. Pasalnya, hasil tersebut jauh lebih baik ketimbang GP Arab Saudi di mana Hamilton hanya mampu memulai balapan dari posisi ke-16.

Lewis Hamilton

“Dibandingkan dengan kemarin dan juga dibandingkan dengan balapan terakhir bagi saya, senang bisa kembali kesana,” sambungnya.

“Jeddah sangat, sangat sulit untuk berada sejauh ini dan tidak benar-benar dapat membuat banyak kemajuan,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini