Share

Biodata dan Agama LeBron James, Megabintang LA Lakers

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Minggu 20 Maret 2022 04:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 20 36 2564541 biodata-dan-agama-lebron-james-megabintang-la-lakers-4wGTKiumH3.jpg Berikut biodata dan agama LeBron James (Foto: Reuters)

BIODATA dan agama LeBron James akan dibahas Okezone. Namanya kerap kali disandingkan dengan legenda-legenda basket yang telah pensiun, seperti Michael Jordan, mendiang Kobe Bryant, Magic Johnson, Larry Bird, dan lainnya.

Penasaran dengan biodata dari megabintang Los Angeles (LA) Lakers ini? Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini.

Biodata dan agama LeBron James

(LeBron James sebelum pertandingan, foto: Reuters)

Perjalanan Karier

Musim Pemula

Dalam draft keseluruhan pertama oleh tim kota kelahirannya, LeBron James terpilih, Cleveland Cavaliers, dalam NBA Draft 2003.

Dia memulai debutnya dengan pemecahan rekor yang mengesankan, yaitu 25 poin dalam pertandingan melawan Sacramento Kings. Akhirnya, ia memenangkan NBA Rookie of the Year Award dan menjadi yang pertama di Cleveland Cavaliers untuk mendapatkan penghargaan tersebut.

LeBron James masuk dalm NBA All-Star Game pada 2004. Dia menyumbangkan 13 poin, 8 rebound, 6 assist untuk Konferensi Timur.

Banyak orang memperhatikan perkembangannya yang cepat dan menyebutnya sebagai pemain hebat. Dia mencetak 56 poin dalam satu pertandingan dan memecahkan rekor di Cleveland saat melawan Toronto Raptors.

LeBron James memimpin Konferensi Timur menuju kemenangan di Game All-Star 2006 dan dinobatkan sebagai NBA All-Star Game Most Valuable Player (MVP). Dia juga mendapat suara terbanyak untuk voting Most Valuable Player Award setelah Steve Nash.

Cleveland lolos ke playoff di bawah kepemimpinan LeBron James untuk pertama kalinya sejak 1998. Akan tetapi, Cavaliers akhirnya kalah dari Detroit Pistons.

Dalam game 5 NBA Conference Finals, LeBron James mencetak 48 poin yang mengesankan dengan 9 rebound, 7 assist, dan mencetak 29 dari 30 poin Cleveland. Game itu dipuji sebagai salah satu game terbaik dalam sejarah game postseason. NBA All-Star Game Most Valuable Player untuk musim 2007 juga dikantongi oleh LeBron James.

Meski LeBron James bermain gemilang dan mengamankan prestasi individu, performa Cleveland Cavaliers justru menurun.

2008–2010: Musim MVP

LeBron James menempati posisi kedua dalam voting NBA Defensive Player of the Year Award dan mengamankan posisi di NBA All-Defensive Team pertamanya pada 2008.

LeBron James memimpin Cleveland Cavaliers untuk memenangkan rekor waralaba 66–16 dan hanya kurang satu pertandingan untuk menyamai rekor kandang terbaik dalam sejarah NBA.

Cavaliers ternyata menjadi tim fantastis dengan LeBron James di sana. Dia menjadi sangat populer. Bahkan, ketika dia harus membatasi tanggung jawabnya karena cedera ringan, Cavaliers melakukan pekerjaan yang fantastis dengan mempertahankan rekor.

Mereka finis dengan rekor terbaik untuk kedua kalinya berturut-turut. Selama waktu ini, permainan LeBron James menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Dia mencetak rata-rata 29,7 skor, 7,3 rebound, 8,6 assist, 1,6 steal, dan 1 blok per permainan dengan 50 persen tembakan. Ini membuatnya berada di jalur untuk mendapatkan MVP Award lainnya.

Namun, LeBron James dikritik habis-habisan lantaran permainannya yang mengerikan pada game kelima playoff dan dicemooh oleh penonton Cavaliers saat dia keluar dari lapangan setelah kekalahan memalukan itu.

Miami Heat

Setelah LeBron James bebas transfer pada 2010, beberapa tim menghubungi, seperti Los Angeles (LA) Clippers, Miami Heat, New York Knicks, New Jersey Mets, dan sebagainya. Dia memutuskan untuk menandatangani kontrak dengan Heat dalam siaran langsung ESPN yang disebut "The Decision" dan mengumpulkan sekitar USD2,5 juta untuk amal.

Permainan LeBron James menjadi makin agresif. LeBron James menghadapi Cavaliers dan memimpin Heat untuk memenangkan pertandingan. Heats finis kedua di Konferensi Timur. Akan tetapi,mereka kalah dari Dallas Mavericks di final.

Biodata dan agama LeBron James

(LeBron James di tengah pertandingan, foto: Reuters)

LeBron James tidak hanya menerima kritik atas penampilannya dan kekalahan Heat, tetapi dia juga malu dengan kekalahan tersebut. Dia mulai berlatih lebih banyak di luar musim bersama Hakeem Olajuwon.

Heat memulai musim mereka dengan rekor franchise terbaik 18–6. LeBron James juga menjadi Pemain Paling Berharga NBA untuk ketiga kalinya dengan rata-rata 27,1 poin, 7,9 rebound, 6,2 assist, dan 1,9 steal per game dengan 52 persen tembakan.

Meski kehilangan rekan setimnya karena cedera, performa LeBron James tak goyah. Dia terus tampil apik dan memimpin Heat ke gelar kedua dan yang pertama bagi LeBron James. LeBron James pun memenangkan MVP untuk keempat kalinya.

Musim Terakhir di Miami Heat

LeBron James tampil sangat baik pada musim terakhir bersama Heat. Dia mencetak rekor karier tertinggi dan rekor 61 poin melawan Charlotte Bobcats.

LeBron James membantu Heat mengalahkan Brooklyn Nets, Indiana Pacers, dan lainnya. Kram kaki mencegahnya bermain dalam pertandingan melawan San Antonio Spurs yang akhirnya ia kalahkan. Rata-ratanya untuk final adalah 28,2 poin, 7,8 rebound, dan 2,0 steal per permainan.

Kembali ke Cavaliers

Kembalinya ke Cavaliers ditanggapi dengan baik oleh semua orang. Bersama Kevin Love dan Kyrie Irving, dia menciptakan rekor dan pencapaian baru untuk dirinya dan Cavaliers.

Dia menjadi MVP dengan suara bulat dan juga memenangkan kejuaraan untuk Cavaliers. Apalagi, musim 2016 – 2017 penuh dengan cedera bagi LeBron James dan kekalahan tak terduga bagi Cavaliers. Dia menyelesaikan musim dengan kinerja di bawah rata-rata 26,4 poin meski dengan karier tertinggi 8,6 rebound, 8,7 assist, 4,1 turn over per permainan.

Los Angeles (LA) Lakers

Setelah memenangkan kejuaraan bersama Cavaliers, LeBron James tidak memperbarui kontrak dan bergabung dengan Lakers. Keputusan itu mendapatkan kritik, tetapi tidak ada yang sekeras setelah kepergian pertamanya dari Cavaliers.

Lakers mengharapkan LeBron James untuk membawa tim mereka ke gelar juara. Sayang, LeBron James melewatkan playoff pertama sejak 2005 akibat cedera pangkal paha. Dia absen setelah memainkan satu atau dua pertandingan pada musim 2018-2019.

Biodata dan agama LeBron James

(LeBron James dunk, foto: Reuters)

Pada musim 2020, LeBron James memimpin Lakers dengan awal yang baik, menyamai rekor terbaik mereka dengan 17–2. Pada awal Maret, Lakers menang melawan Milwaukee Bucks dalam sebuah pertandingan, diikuti dengan kemenangan melawan Clippers.

LeBron James memimpin Lakers ke final NBA di postseason dan dinobatkan sebagai MVP final untuk keempat kalinya. Kemudian, Lakers memenangkan kejuaraan dan membuat LeBron James menjadi pemain keempat yang memenangkan kejuaraan dengan tiga waralaba berbeda.

Karier Tim Nasional

Untuk pertama kalinya di Olimpiade Athena 2004, LeBron James bermain untuk Amerika Serikat (AS), tetapi ia lebih banyak dicadangkan. Dia berkompetisi di Kejuaraan Dunia FIBA 2006 di Jepang dengan peran yang lebih besar. LeBron James juga berkompetisi di FIBA Americas Championship 2007 dan tim Olimpiade 2008 dan 2012.

Biodata

  • Nama Lengkap : LeBron Raymone James Sr.
  • Tanggal Lahir : 30 Desember 1984
  • Tempat Lahir : Akron, Ohio, Amerika Serikat
  • Nama Panggilan : LeBron, King James, Bron Bron, The Akron Hammer
  • Agama : Kristen
  • Kebangsaan : Amerika Serikat
  • Pendidikan : St.Vincent, St.Mary's
  • Nama Ayah : Anthony McClelland
  • Nama Ibu : Gloria Marie James
  • Usia : 37 Tahun
  • Tim Saat Ini : LA Lakers
  • Posisi : Small forward/Power Forward
  • Nomor Jersey : #23 (Los Angeles Lakers)
  • Tahun Draft : 2003 (Putaran: 1 / Pilih: 1)
  • Tahun Aktif : 2003 – sekarang
  • Istri : Savannah Brinson
  • Anak : Tiga; Bronny James, Bryce James, Zhuri James

Demikian biodata dan agama megabintang Lakers. Semoga bermanfaat!

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini