Share

Brooklyn Nets Kalah dari LA Lakers, James Harden Frustrasi

Tino Satrio, Jurnalis · Rabu 26 Januari 2022 17:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 26 36 2538200 brooklyn-nets-kalah-dari-la-lakers-james-harden-frustrasi-ckCeFDfRce.jpg James Harden tidak puas atas kekalahan Brooklyn Nets dari LA Lakers (Foto: Reuters)

BROOKLYN - Bintang Brooklyn Nets, James Harden, frustasi atas kekalahan timnya dari Los Angeles (LA) Lakers dalam lanjutan NBA 2021-2022. Nets kalah dari Lakers dengan skor akhir 96-106, Rabu (26/1/2022).

Nets harus dipermalukan di markas sendiri, Barclays Center. Bertarung dalam empat kuarter, tim besutan Steve Nash itu hanya mampu unggul dari Lakers pada kuarter keempat.

Brooklyn Nets vs LA Lakers (Foto: Reuters)

Lakers sukses mendominasi di tiga kuarter pertama, dengan skor 45-25, 29-28, dan 30-25. Kekalahan telaknya pada kuarter pertama membuat keunggulan 18-14 Nets di kuarter keempat menjadi sia-sia.

Kendati begitu, Harden, yang berusia 32 tahun, tahu penyebab timnya kalah, yaitu karena sejumlah pilar Nets absen dengan berbagai alasan. Dengan kondisi tim pincang, Nets pun kesulitan menandingi Lakers.

"Tentu saja, saya frustrasi karena kami tidak sehat. Banyak inkonsistensi karena alasan apa pun, Cedera, Covid, apa pun sebutannya," kata Harden usai laga, dikutip dari The Brooklyn Game, Rabu (26/1/2022).

Pemain penting Nets yang absen dalam laga itu ialah Kevin Durant dan Kyrie Irving. Durant absen karena cedera lutut yang didapanya kala menumbangkan New Orleans Peicangs, 16 Januari kemarin. Kemudian, Kyrie hanya bisa bermain tandang lantaran dirinya masih menolak divaksinasi.

Di sisi lain, peraih NBA Most Valuable Player (MVP) 2018 itu pun tak pernah senang jika dirinya dan rekan-rekannya mendapatkan kekalahan. Pasalnya, ia adalah tipikal pemain yang selalu berburu kemenangan dalam setiap pertandingannya.

James Harden vs LA Lakers (Foto: Reuters)

Terlebih, kekalahan tersebut membuat Nets harus terduduk diperingkat ketiga klasemen sementara Wilayah Timur. Mereka gagal mempersempit ruang Miami Heat yang tengah berada di puncak.

"Saya frustrasi karena saya ingin menang dan saya seorang pesaing. Ini cukup sederhana. Saya pikir semua orang di tim ini frustrasi karena kami lebih baik dari rekor kami dan kami harus naik," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini