Share

Penyebab Pengadilan Australia Tolak Banding Novak Djokovic untuk Pembatalan Visanya Segera Diungkap

Antara, Jurnalis · Kamis 20 Januari 2022 00:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 19 40 2534831 penyebab-pengadilan-australia-tolak-banding-novak-djokovic-untuk-pembatalan-visanya-segera-diungkap-OfD31RHMrt.jpg Novak Djokovic saat berlaga. (Foto: Reuters)

MELBOURNE – Polemik yang dihadapi petenis putra nomor satu dunia, Novak Djokovic, di Australia sudah usai. Pengadilan Federal Australia pun akan mengumumkan alasan penolakan banding hukum Novak Djokovic untuk pembatalan visanya jelang mentas di Australia Open 2022 itu.

Menurut juru baca pengadilan, dikutip dari Reuters, alasan penolakan banding akan dibacakan di pengadilan oleh Ketua Hakim James Allsop dalam sesi yang akan disiarkan langsung secara online.

Novak Djokovic

Djokovic dideportasi dari Australia pada Minggu malam, hanya beberapa jam setelah pengadilan menolak usahanya tinggal di negara itu untuk bermain di Australian Open. Dia jang itu, Djokovic padahal berharap bisa memenangi rekor gelar major ke-21.

BACA JUGA: Gagal Tampil di Australia Open 2022, Novak Djokovic Akhirnya Pulang Kampung

BACA JUGA: Bukan Cuma di Australia, Novak Djokovic Juga Terancam Absen di French Open 2022 jika Tak Kunjung Divaksin

Turnamen Grand Slam pertama tahun ini dimulai pada Senin. Kepergiannya dari Australia mengakhiri drama 11 hari setelah pembatalan visa saat kedatangannya karena tidak memiliki pengecualian medis yang layak dari persyaratan vaksinasi Covid-19.

Kisah Djokovic telah memicu perdebatan global tentang hak-hak orang yang memilih untuk tidak divaksinasi ketika pemerintah berupaya melindungi komunitas dari pandemi Covid-19.

Djokovic ditahan di hotel detensi imigrasi selama beberapa hari sampai pengadilan mengembalikan visanya dengan alasan bahwa dia telah diperlakukan tidak adil di bandara.

Novak Djokovic

Pada Jumat lalu, pemerintah kembali membatalkan visa Djokovic dengan alasan bahwa dia dapat menumbuhkan sentimen anti-vaksinasi jika dia diizinkan untuk tinggal.

Djokovic menentang pembatalan itu dengan alasan menteri telah bertindak tidak rasional, tetapi pengadilan menolak kasus tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini