5 Kisah Atlet Mualaf yang Menyentuh Hati, Nomor 1 Berawal dari Senang Dengar Suara Azan

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 14 Januari 2022 19:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 14 43 2532404 5-kisah-atlet-mualaf-yang-menyentuh-hati-nomor-1-berawal-dari-senang-dengar-suara-azan-Qyxwih1NFs.jpg Wilhelm Ott memutuskan menjadi mualaf. (Foto: Instagram/@willi.ott.148)

KISAH atlet mualaf yang menyentuh hati selalu menarik dibahas. Sebab, ada banyak kisah yang inspiratif sehingga membawa atlet-atlet ini memutuskan memeluk agama Islam.

Ya, ada banyak atlet yang memutuskan menjadi mualaf. Sebagian besar mengambil langkah ini karena merasa menemukan ketenangan dalam menjalani kehidupan. Lalu siapa saja? Berikut 5 kisah atlet mualaf yang menyentuh hati.

5. Kareem Abdul Jabbar

Salah satu atlet mualaf yang punya kisah menyentuh hati ialah Kareem Abdul Jabbar. Dia merupakan pebasket tersohor di NBA.

Kareem Abdul Jabbar

Kareem Abdul Jabbar yang lahir dengan nama Ferdinand Lewis Alcindor Jr besar di tengah keluarga Katolik yang taat. Namun, dia mengambil langkah berani pada 1971 untuk berpindah agama. Usai membawa tim pertamanya, Milwaukee Bucks, juara NBA, dia mengumumkan berpindah keyakinan dari Katolik ke Islam. Namanya pun berbuah menjadi Kareem Abdul Jabbar.

4. Mike Tyson

Kemudian, ada nama Mike Tyson. Petinju tersohor ini juga diketahui menjadi mualaf. Kisahnya memutuskan memeluk agama Islam pun selalu ramai diperbincangkan karena menyimpan kisah yang menyentuh hati.

Mike Tyson

Mike Tyson diketahui menjadi mualaf ketika masih muda dan aktif sebagai petinju profesional. Ramai disebut bahwa dia menjadi mualaf saat masuk penjara karena terlibat kasus. Namun, ada juga kisah yang menyebut dia sudah menjadi mualaf sebelum masuk penjara.

Terlepas dari itu, Mike Tyson merasa bersyukur bisa menjadi Muslim saat ini. Sebab, dia menemukan ketenangan dalam menjalani kehidupan. Tak ayal, dia terus menjalani kehidupan sesuai perintah agama.

3. Wayne Parnell

Di urutan ketiga, ada Wayne Parnell. Dia merupakan atlet kriket asal Afrika Selatan. Wayne Parnell memutuskan menjadi mualaf pada Januari 2011.

Wayne Parnell

Wayne Parnell mantap menjadi mualaf usai mendalami agama Islam. Setelah menjadi mualaf, dia pun mengganti namanya menjadi Waleed yang berarti anak laki-laki yang baru dilahirkan.

“Saya pikir itu adalah tanggung jawab saya untuk memastikan bahwa setiap orang di lingkungan saya memahami tentang apa agama saya dan saya tentu berpikiran terbuka untuk memahami tentang apa budaya mereka. Sangat baik untuk berpikiran terbuka dan memperlakukan semua orang dengan hormat seperti yang diajarkan agama kami,” ujarnya dalam sebuah wawancara.

2. Wilhelm Ott

Nama lainnya ialah Wilhelm Ott. Atlet MMA asal Austria ini mengejutkan publik dunia karena mengumumkan sudah menjadi mualaf pada pertengahan 2020.

Wilhelm Ott

Ott pun berbagi kisah soal alasannya menjadi mualaf lewat unggahan di media sosial. Dia mengaku memutuskan menjadi mualaf usai merasa frustrasi karena krisis yang disebabkan merebaknya pandemi Covid-19.

Saking frustrasinya, dia sampai menyakiti tubuhnya. Akan tetapi, semua kondisinya berubah setelah mengenal Islam. Usai mempelajari lebih dalam lagi, dia mengaku lebih menemukan ketenangan. Karena itu, Ott akhirnya mantap menjadi seorang mualaf.

1. Maria Febe Kusumastuti

Terakhir, ada nama Maria Febe Kusumastuti. Dia merupakan salah satu atlet bulu tangkis kebanggaan Indonesia di sektor tunggal putri.

Maria Febe Kusumastuti

Maria Febe Kusumastuti memutuskan menjadi seorang mualaf. Perjalanan panjang pun dilalui Maria untuk akhirnya memutuskan mengambil keputusan ini. Diakui oleh Maria, dia merasakan ketenangan saat mendengar lantunan azan.

Meski merasa nyaman sejak kecil, Maria hanya meyimpannya untuk dirinya sendiri. Dia memutuskan hal itu karena orang tuanya adalah kristen yang taat. Semua berubah saat Maria dipanggil masuk ke pelatnas, Cipayung. Di sela-sela latihannya keinginannya untuk berpindah keyakinan semakin dalam.

Maria pun akhirnya mantap menjadi mualaf dengan mengucap kalimat syahadat via telekonferensi dari Ortario, Kanada, pada 2017. Setelah menjadi seorang muslimah, ia menikah dengan mantan pebulu tangkis Indonesia, Andrei Adistia. Sejak itu, Maria mengenakan hijab.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini