Meski Belum Pasti Ikut Balapan, Marc Marquez Kritik Jadwal MotoGP 2022 yang Terlalu Padat

Muammar Yahya Herdana, Jurnalis · Jum'at 14 Januari 2022 03:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 14 38 2531938 meski-belum-pasti-ikut-balapan-marc-marquez-kritik-jadwal-motogp-2022-yang-terlalu-padat-tOs2WNfcpH.jpg Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez. (Foto: MotoGP)

AALST – Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez mengkritik padatnya jadwal MotoGP di musim 2022. Menurut rider berjuluk The Baby Alien itu, jumlah 21 balapan di MotoGP 2022 terlalu banyak dan harus ada yang dikurangi.

MotoGP 2022 akan dimulai pada awal Maret 2022 dan kan berakhir di awal November 2022. Marquez sendiri sejatinya belum dapat dipastikan turun karena cedera, kendati begitu Marquez sudah khawatir dengan padatnya jadwal MotoGP 2022.

Seperti yang diketahui, pada musim 2021 hanya 19 balapan yang harus dilakukan oleh semua pembalap. Kini, Dorna telah menyiapkan kalender MotoGP 2022 dengan penambahan dua Grand Prix sehingga kini menjadi 21 balapan

Baca Juga: Fans Marc Marquez Mesti Ikhlas, Casey Stoner Yakin The Baby Alien Tak Bisa Kompetitif Lagi

Marc Marquez

Indonesia menjadi salah satu tempat baru yang akan menjadi balapan tambahan di musim 2022. Rencananya, GP Indonesia akan dilaksanakan di Sirkuit Internasional Mandalika pada Minggu 20 Maret 2022 mendatang.

Selain itu, Finlandia juga akan menjadi tuan rumah balapan MotoGP. Balapan tersebut direncanakan digelar pada Juli mendatang dan diselenggarakan di sirkuit Kymiring.

Marquez pun merasa jumlah balapan yang harus dilakukan di musim 2022 terlalu banyak. Pembalap asal Spanyol itu pun merasa bahwa harus ada balapan yang dibatalkan jika ingin menambah tempat yang baru.

“Jika kami ingin pergi ke lebih banyak negara di masa depan, kami harus membatalkan beberapa balapan,” ungkap Marc Marquez dilansir dari Italy 24 News, Jumat (14/1/2022).

Meski begitu, Marquez juga merasa bahwa melakukan 21 balapan dalam satu musim bisa menjadi menarik. Namun pembalap berusia 28 tahun itu juga meyakini bahwa para pembalap akan kesulitan menghadapi jadwal yang cukup padat.

Marc Marquez

“21 balapan adalah angka yang bagus, tetapi kami tidak bisa terus seperti ini,” imbuh Marquez.

Terkait nasib Marquez sendiri saat ini Honda sedang berusaha membuat pembalapnya tersebut bisa pulih tepat waktu. Namun, banyak pihak yang meragukan Marquez bisa mengikuti tes pramusim, bahkan mengikuti balapan perdana MotoGP 2022 yang dihelat di Qatar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini