Novak Djokovic Ditahan Bak Tawanan, Panitia Australia Open 2022 Akhirnya Buka Suara

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Sabtu 08 Januari 2022 12:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 08 40 2529192 novak-djokovic-ditahan-bak-tawanan-panitia-australia-open-2022-akhirnya-buka-suara-q99RevryE9.JPG Dukungan dari fans Novak Djokovic, di Australia. (Foto: Reuters)

MELBOURNE - Petenis asal Serbia, Novak Djokovic saat ini sedang ditahan bak tawanan di Australia. Melihat kondisi itu banyak pihak yang tak suka melihat kondisi petenis peringkat satu dunia tersebut. Menanggi masalah itu, akhirnya panitia Australia Open 2022 akhirnya buka suara.

Novak Djokovic saat ini sedang menjalani hari ketiga penahanan imigrasi di Australia, Sabtu (8/1/2022). Dia ditahan karena telah melanggar aturan visa dengan ketidaklengkapan dokumen pencegahan virus Covid-19.

Padahal sebelumnya, Djokovic telah dinyatakan dapat bergabung pada ajang Grand Slam Australia Open 2022 yang akan berlangsung mulai 17 Januari 2022 mendatang. Kesempatan itu dia dapatkan setelah pihak penyelenggara memberikan pengecualian vaksin COVID-19 untuk sang petenis.

Djokovic telah bersembunyi sejak Kamis di sebuah hotel Melbourne yang sederhana.

Baca Juga: Petenis Novak Djokovic Terancam Dideportasi Gegara Vaksin, Ayahnya Geram Sampai Bilang Begini

Novak Djokovic

Pengacaranya sedang mempersiapkan tantangan hukum untuk pembatalan visanya, yang dijadwalkan untuk pergi ke sidang pengadilan federal pada Senin besok.

Di sisi lain, terdapat banyak suporter dan penggemar yang mengecam perlakuan pemerintah Australia ini. Bahkan tak jarang yang menuduh bahwa pihak penyelenggara telah “menjebak” Djokovic agar tidak tampil di ajang tersebut.

Surat kabar News Corp menerbitkan dokumen dari Tennis Australia yang tampaknya menasihati para pemain tentang cara memasuki negara itu dengan pengecualian medis dari vaksinasi. Pihak penyelenggara tersebut mengatakan tidak pernah dengan sengaja menyesatkan para pemain dan selalu mendesak para pemain untuk divaksinasi.

Jadi, sejatinya Djokovic sudah diberitahukan terkait persyaratan untuk bermain di Australia Open 2022 dan pihak panitia sudah membantu agar ia bisa bermain. Tapi, Pemerintah Australia tetap melarang Djokovic untuk turun di turnamen tersebut.

"Kami selalu konsisten dalam komunikasi kami kepada para pemain bahwa vaksinasi adalah tindakan terbaik. Tidak hanya sebagai hal yang benar untuk dilakukan untuk melindungi diri mereka sendiri dan orang lain, tetapi juga sebagai tindakan terbaik untuk memastikan mereka dapat tiba di Australia, " kata TA dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip laman Reuters, Sabtu (8/1/2022).

"Kami menolak sepenuhnya bahwa kelompok bermain itu sengaja disesatkan,” lanjutnya.

Lebih lanjut lagi, lembar itu tertulis bahwa para pemain dapat memasuki negara itu dengan pengecualian medis luar negeri yang telah ditinjau oleh seorang praktisi medis Australia. Kemudian sang pemain dimasukkan ke database pusat.

Novak Djokovic

Dokumen itu didistribusikan ke pemain bulan lalu. Tetapi pemerintah federal mengatakan telah menulis surat kepada Tennis Australia pada November yang mengatakan bahwa infeksi sebelumnya dengan COVID-19 tidak menjadi alasan untuk pengecualian di Australia layaknya tempat lain.

Djokovic belum mengungkapkan alasan pengecualiannya dan secara konsisten menolak untuk mengungkapkan status vaksinasinya. Vaksin tidak wajib di Australia tetapi diperlukan untuk beberapa kegiatan.

Sebab itulah kini Djokovic dipastikan tak bisa mengikuti Australia Open 2022 meski sudah berada di Melbourne.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini