Share

Jelang F1 2022, Ferarri Malah Ragu Bisa Bersaing dengan Mercedes dan Red Bull

Rio Eristiawan, Jurnalis · Sabtu 08 Januari 2022 21:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 08 37 2529344 jelang-f1-2022-ferarri-malah-ragu-bisa-bersaing-dengan-mercedes-dan-red-bull-ybcMNpJ5VJ.jpg Charles Leclerc bersama Carlos Sainz Jr. (Foto: Instagram/Charles_Leclerc)

MARANELLO – Prinsipal tim Scuderia Ferrari, Mattia Binotto, berbicara soal persaingan di F1 2022. Bukannya optimis dengan kinerja dua pembalapnya, yakni Charles Leclerc dan Carlos Sainz Jr, dia mengaku tak percaya diri Ferarri bisa bersaing di F1 2022 dengan Mercedes hingga Red Bull.

Sebagaimana diketahui, Ferrari sudah cukup lama tak memenangkan balapan di F1. Terakhir kali mereka menang di F1 GP Singapura pada 2019.

Charles Leclerc

Kala itu, di belakang kemudi Ferrari ada Sebastian Vettel yang berada di posisi pertama. Kemudian, Charles Leclerc berada di urutan kedua.

BACA JUGA: Bukan Rival di F1 2021, Ini Komentar Charles Leclerc soal Carlos Sainz Jr

Selepas kemenangan itu, Ferrari sama sekali belum mencicipi kemenangan lagi hingga saat ini. Namun, saat ini, Ferrari dikatakan bangkit lantaran mampu masuk ke tiga besar klasemen konstruktor, di belakang Mercedes dan Red Bull Racing.

BACA JUGA: Bukan Red Bull atau Mercedes, Lando Norris Justru Waspadai Scuderia Ferrari di F1 2022

Sementara menjelang F1 2022, Binotto mengaku tak percaya diri Ferrari bisa bersaing dengan Mercedes dan Red Bull. Ia menjelaskan Mercedes dan Red Bull menunjukkan perbedaan jauh dari tim-tim lainnya.

“Pertama, saya tidak bisa percaya diri,” kata Binotto, dilansir dari GP Fans, Sabtu (8/1/2022).

“Alasan mengapa tampaknya seperti itu adalah jika saya melihat kesenjangan dengan Mercedes dan Red Bull, itu masih signifikan, menunjukkan bahwa tim-tim itu sangat kuat," ucapnya.

Lebih lanjut, Binotto menejelaskan dengan menempati urutan ketiga klasemen konstruktor F1 2021 adalah sebuah keharusan untuk Ferarri tampil lebih kompetitif di musim depan. Meski begitu, ia mengaku masih tak percaya diri untuk musim depan.

Carlos Sainz Jr

“Fakta bahwa kami telah melakukan banyak upaya pada (mobil) 2022, menempatkan prioritas di atasnya adalah suatu keharusan bagi kami. Jika tidak melakukan itu, akan sulit bagi kami untuk memilikinya mobil yang bagus atau kompetitif pada 2022. Jadi bagi kami, itu lebih merupakan kebutuhan," tuturnya.

“Apakah itu memberi kami kepercayaan penuh? Tidak, kami tidak bisa percaya diri karena, seperti yang saya katakan sebelumnya, kami tidak memiliki referensi dari yang lain," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini