5 Atlet yang Meninggal Dunia Secara Mengenaskan, Nomor 1 karena Gol Bunuh Diri

Djanti Virantika, Jurnalis · Jum'at 07 Januari 2022 14:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 07 43 2528845 5-atlet-yang-meninggal-dunia-secara-mengenaskan-nomor-1-karena-gol-bunuh-diri-scj1miIsZD.jpg Andres Escobar, pesepakbola Kolombia, yang meninggal mengenaskan usai mencetak gol bunuh diri. (Foto: Reuters)

ATLET yang meninggal dunia secara mengenaskan jadi sorotan lebih dari publik. Pasalnya, masih ada banyak pihak yang masih tak percaya, bahwa sosok atlet dari beragam cabang olahraga yang memiliki banyak idola ini akan meninggal dengan cara yang mengenaskan.

Baru-baru ini, petarung MMA, David Koenig, bahkan ditemukan dengan kondisi tinggal kerangka dalam hutan di Fall Creek Road, Missouri, Amerika Serikat (AS). Hal ini terjadi usai David Koenig dikabarkan menghilang sejak Maret 2020.

BACA JUGA: 5 Atlet Mualaf Dapatkan Hidayah Setelah Masuk Islam, Nomor 1 Hidupnya Jauh Lebih Tenang

Lalu, siapa saja atlet yang meninggal secara mengenaskan? Berikut Okezone rangkum 5 atlet yang meninggal secara mengenaskan.

BACA JUGA: 3 Kegilaan dan Kehebohan Marc Marquez Ketika di Indonesia, Nomor 1 Buat Dani Pedrosa Kaget

5. Ray Chapman

Di urutan kelima, ada atlet dari cabang olahraga bisbol, yakni Ray Chapman. Dia meninggal pada 1992 di usia 29 tahun. Penyebab meninggalnya atlet bisbol kelahiran Kentucky, Amerika Serikat, 15 Januari 1981 ini terbilang tragis.

Ray Chapman

Ray Chapman meninggal setelah terkena pukulan bola keras pada tulang kepalanya oleh Carl Mays dalam sebuah laga bisbol. Melakoni laga pada 16 Agustus 1920 di Liga Amerika, Ray Chapman yang membela Cleveland Indians terkena pukulan keras di sisi kiri kepalanya.

Usai bola keras mengenai kepalanya, dia langsung tersungkur ke tanah. Wasit Tommy Connolly yang memimpin laga pun langsung memanggil tim medis untuk menangani Ray Chapman yang terlihat mengeluarkan darah dari telinga kirinya.

Chapman pun sempat sadar dan mencoba berjalan, tetapi lututnya lemas. Saat dibantu keluar dari lapangan, dia bergumam baik-baik saja dan meminta rekannya mengatakan kepada Mays untuk tidak khawatir. Setelah itu, dia pingsan. Chapman pun dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan mengalami luka parah di kepala. Penanganan medis tak bisa menyalamatkan nyawanya.

4. Joe Delaney

Berikutnya, ada nama Joe Delaney. Dia merupakan atlet American football pada era 1990-an. Dia juga meninggal mengenaskan ketika mencoba menyelamatkan tiga anak yang tenggelam.

Joy Delaney

Tepatnya pada 1983, Joe Delaney yang berusia 24 tahun meninggal dunia karena aksinya yang ingin membantu orang lain. Delaney yang tinggal di dekat Ruston, pergi bersama teman-temannya ke Critter's Creek, sebuah pusat hiburan di Louisiana.

Kala itu, dia melihat ada anak-anak yang sedang berenang dan tenggelam. Delaney tanpa pikir panjang langsung terjun untuk menyelamatkan ketiga anak yang berteriak minta tolong itu. Meskipun tidak mahir berenang, Delaney tetap mencoba untuk menyelamatkan anak-anak itu.

Satu anak berhasil keluar dari air tanpa cedera. Polisi kemudian menemukan Delaney meninggal dunia. Taman hiburan tersebut pun akhirnya ditutup untuk umum. Kepahlawanan Delaney dihormati melalui penghargaan untuk salah satu bek terbaik NFL itu.

3. Ken Caminiti

Kemudian, ada nama Ken Caminiti. Pemain bisbol Amerika ini meninggal pada 2004 karena serangan jantung yang disebabkan oleh overdosis obat.

Ken Caminiti

Caminiti memang mengaku mengalami masalah terkait obat-obatan telarang dalam waktu panjang. Dia juga mengaku memiliki masalah dengan alkohol dan sempat memeriksakan dirinya ke pusat rehabilitasi pada 2000.

Setahun setelah pensiun, Caminiti bahkan mengakui telah menggunakan steroid selama musim MVP 1996. Dia juga menggunakannya untuk beberapa musim setelah itu.

2. Allan Simonsen

Nama lainnya ialah Allan Simonsen. Pembalap asal Denmark ini meninggal pada 2013 setelah mengalami kecelakaan pada lap ketiga balapan 24 Hours of Le Mans.

Allan Simonsen

Allan Simonsen mengalami nasib sial kala melakoni balapan tersebut. Mobil yang dikendarainya menabrak penghalang di luar tikungan usai gagal dikontrol dengan baik. Dia pun dikeluarkan dari mobil dalam kondisi sadar.

Kemudian, Allan Simonsen dibawa ke pusat medis. Namun, nyawanya tak tertolong karena luka-lukanya akibat insiden itu. Tim ofisial balapan kemudian mengibarkan bendera Denmark setengah tiang di atas podium sirkuit selama balapan untuk menghormati Simonsen

1. Andres Escobar

Terakhir, ada nama Andres Escobar. Pemain sepakbola asal Kolombia ini meninggal mengenaskan di usia berusia 27 tahun pada 1994.

Andres Escobar

Andres Escobar meninggal dunia karena dibunuh dengan cara ditembak. Ada enam peluru yang bersarang di tubuhnya usai ditembak oleh tiga orang. Peristiwa penembakan itu terjadi usai Escobar menghabiskan malam bersama teman-temannya di sebuah bar di Kota Medellin.

Penembakan ini dilakukan karena Escobar dianggap sebagai biang keladi kegagalan Kolombia di Piala Dunia 1994. Dia diketahui melakukan kesalahan saat menghadapi Amerika Serikat di fase grup. Kala itu, Kolombia kalah dengan skor tipis 1-2.

Escobar pun mencetak gol bunuh diri hingga memastikan kemenangan Amerika Serikat. Alhasil, Kolombia gagal menembus babak berikutnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini