Fabio Quartararo Bukan Penguasa MotoGP di Masa Depan, Jorge Lorenzo Justru Sebut Nama Ini

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Sabtu 08 Januari 2022 01:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 07 38 2529084 fabio-quartararo-bukan-penguasa-motogp-di-masa-depan-jorge-lorenzo-justru-sebut-nama-ini-FKpPsIBvUv.jpg Jorge Lorenzo memprediksi bukan Fabio Quartararo yang bakal menguasai MotoGP di masa depan (Foto: MotoGP)

PALMA – Legenda MotoGP, Jorge Lorenzo, menilai juara Moto3 2021 berumur 17 tahun, Pedro Acosta (Red Bull KTM Ajo), adalah calon juara MotoGP di masa depan. Lorenzo menyebut nama Acosta meski ada Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) yang juga masih berumur 22 tahun sekarang.

Seperti diketahui, Acosta baru memulai debutnya bersama Red Bull KTM Ajo di kelas Moto3 pada musim 2021. Meski berstatus rookie, dia tak ciut menghadapi pembalap yang lebih senior dan sukses menyabet gelar juara.

Fabio Quartararo (Foto: MotoGP)

Pembalap berusia 17 tahun itu mengamankan gelar juaranya pada balapan di Sirkuit Algarve, Portugal, pada awal November 2021. Itu terjadi karena pesaing terdekatnya, Dennis Foggia, gagal finis usai mengalamai kecelakaan setelah ditabrak Darryn Binder.

Di sisi lain, Acosta keluar sebagai pemenang dalam balapan di Portugal itu. Alhasil, Acosta mendapatkan 25 poin tambahan sehingga 259 poin yang dimilikinya saat itu sudah tidak bisa terkejar lagi.

BACA JUGA: 5 Pembalap Calon Pemenang MotoGP Indonesia 2022, Nomor 1 Anak Didik Valentino Rossi

Pembalap berpaspor Spanyol itu menjadi rookie pertama yang menjuarai Moto3 sejak Loris Capirossi melakukannya pada 1990 di kelas 125cc. Oleh sebab itu, Lorenzo pun yakin Acosta akan menjadi juara MotoGP dalam kurun waktu satu dekade ke depan dengan bakatnya tersebut.

“Tak perlu diragukan apa yang telah dilakukan Pedro (Acosta) adalah sesuatu yang sangat langka dan istimewa, yang menunjukkan bakat luar biasanya. Dia juga sangat cerdas dan suka bekerja. Dia memiliki semua kartu untuk melakukannya (menjadi juara dunia MotoGP),” kata Lorenzo, dilansir dari Motosan, Sabtu (8/1/2022).

Namun, juara MotoGP tiga kali itu mengatakan, bahwa perjalanan Acosta masih sangat panjang karena usianya baru 17 tahun dan baru promosi ke kelas Moto2 pada musim 2022. Selain itu, keberuntungan juga akan berpengaruh besar dalam menentukan kesuksesan seorang pembalap.

“Namun, seperti yang saya katakan sebelumnya, keberuntungan atau nasib buruk berpengaruh banyak di dalam olahraga yang penuh risiko. Dia juga masih memiliki banyak tahapan untuk dilewati,” ucap tiga kali juara dunia MotoGP itu.

Pedro Acosta (Foto: Instagram/@37pedroacosta)

Sekadar informasi, pada musim depan, Acosta akan membela Tim Red Bull KTM Ajo di kelas Moto2. Dia akan menjadi rekan setim, Augusto Fernandez.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini