Sombongnya Valentino Rossi, Ngaku Jadi yang Terkuat di MotoGP

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 07 Januari 2022 13:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 07 38 2528783 sombongnya-valentino-rossi-ngaku-jadi-yang-terkuat-di-motogp-4zBUAgngb4.jpg Valentino Rossi kala balapan di MotoGP. (Foto: MotoGP)

VALENTINO Rossi mengenang kariernya di MotoGP. Meski pensiun dengan kondisi performa yang melorot, Valentino Rossi nyatanya merasa telah menjadi pembalap terkuat di MotoGP untuk beberapa periode.

Tepatnya, Rossi merasa menjadi yang terkuat di MotoGP sepanang musim 2001-2005. Di era itu, The Doctor -julukan Rossi- memang tampil mentereng.

Valentino Rossi

Berlaga di kelas utama yang kala itu masih bernama 500 cc, Rossi sukses menyabet gelar juara pada musim 2001 usai meraih total 325 poin dari 16 balapan. Di musim itu, putra dari Graziano Rossi tersebut sukses menyabet 11 kemenangan dan juga dua kali naik podium.

Kesuksesan Rossi berlanjut di musim berikutnya. Dengan nama baru untuk balapan kelas utama, yakni MotoGP, dia sukses mempertahankan gelar juaranya. Ini, jadi musim keduanya merengkuh gelar juara bersama Honda.

BACA JUGA: Cetak Sejarah, Danilo Petrucci Jadi Mantan Pembalap MotoGP Pertama yang Menang di Reli Dakar

Sukses besar bersama Honda, tak membuat Rossi puas begitu saja. Dia pun mencari tantangan baru dengan pindah tim ke Yamaha. Di sana, kakak dari Luca Marini itu tak mengalami kendala terkait adaptasi. Alhasil, dia bisa langsung melanjutkan laju positifnya dengan menjadi juara.

BACA JUGA: Kabar Buruk untuk Valentino Rossi, sang Ayah Tabrak Pejalan Kaki

Rossi tiga musim beruntun menjadi juara bersama Yamaha di MotoGP. Hal itu terjadi mulai 2003 hingga 2005. Namun sayang, dia gagal melanjutkan tren juaranya pada 2006 karena harus puas hanya menjadi runner-up.

Dengan kondisi ini, Rossi merasa bahwa dirinya pernah menjadi yang terkuat di MotoGP. Meski pada akhirnya, dirinya harus terpuruk di musim-musim akhir dalam karier menterengnya di MotoGP.

Bahkan di MotoGP 2021 yang menjadi musim terakhirnya di MotoGP, kekasih dari Francesca Sofia Novello itu hanya bisa finis di posisi ke-18 pada klasemen pembalap. Dia gagal naik satu pun podium dan hanya bisa mengumpulkan 44 poin.

"Saya adalah yang terkuat dari 2001 hingga 2005, saya pikir,โ€ ย ujar Rossi, sebagaimana dikutip dari Corsedimoto, Jumat (7/1/2021).

Valentino Rossi

"Selama karier saya yang panjang, saya juga mengalami banyak momen sulit. Ada tiga kejuaraan yang tak terlupakan yang telah menentukan karier saya. Ketiga kejuaraan ini adalah yang paling penting dalam karier saya,โ€ jelasnya.

โ€œPada 2001, ketika saya memenangkan gelar 500 cc terakhir saya. Kemudian pada 2004, ketika saya memenangkan gelar bersama Yamaha di tahun pertama. Lalu, pada 2008, ketika saya sudah sedikit lebih tua. Kemudian, setelah lima gelar berturut-turut, saya tidak menang selama dua tahun,โ€ tukas Rossi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini