Joan Mir Dilirik Ducati dan Yamaha, Jorge Lorenzo Beri Saran

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Kamis 06 Januari 2022 00:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 05 38 2528040 joan-mir-dilirik-ducati-dan-yamaha-jorge-lorenzo-beri-saran-LEAWRqqpYt.jpg Joan Mir saat mentas di MotoGP. (Foto: MotoGP)

PALMA – Eks pembalap MotoGP, Jorge Lorenzo, ikut mengomentari isu Joan Mir yang dikabarkan dilirik dua tim MotoGP, yakni Lenovo Ducati atau Monster Energy Yamaha, untuk musim 2023. Lorenzo pun memberi saran agar Joan Mir tak salah langkah di MotoGP 2023.

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu, juara MotoGP 2020 itu menyatakan kekagumannya pada kemajuan yang dibuat oleh tim Ducati Lenovo. Menurutnya, tim pabrikan asal Italia itu kini telah berhasil memperbaiki kekurangan mereka yang sebelumnya cukup lemah ketika di tikungan.

Joan Mir

Padahal, sebelumnya kekuatan Ducati hanya berada pada trek lurus saja. Sementara itu, Joan Mir juga menilai Yamaha memiliki motor yang sangat mirip dengan Suzuki.

BACA JUGA: Tanpa Valentino Rossi, Jorge Lorenzo Yakin MotoGP Akan Tetap Ditonton Banyak Orang

Namun dalam beberapa aspek, pabrikan Iwata itu lebih unggul dan terbukti sanggup mengantarkan gelar kelas utama perdana untuk Fabio Quartararo pada musim lalu. Ucapan tersebut, seperti kode yang dilontarkan Mir untuk menandakan tim mana saja yang menarik perhatiannya agar bisa bergabung pada musim 2023.

BACA JUGA: Bukan Marc Marquez, Jorge Lorenzo Jagokan Pembalap Ini untuk Juara MotoGP 2022

Pasalnya, kontraknya bersama Suzuki akan segera habis pada akhir musim 2022. Hingga kini, Mir sendiri belum menentukan masa depannya.

Kemudian, Lorenzo yang mengetahui kabar tersebut memberikan saran kepada Mir. Menurutnya, hanya bersama Ducati kompatriotnya itu bisa berkembang karena Yamaha dan Suzuki berada dalam level yang sama.

“Saya pikir hanya dengan pergi ke Ducati dia (Mir) akan mengambil langkah maju yang jelas. Suzuki dan Yamaha dari luar saya melihat mereka ada di level yang sama,” kata Lorenzo dilansir dari motosan, Kamis (6/1/2022).

“KTM tidak buruk sedangkan Honda dan Aprilia tampak rumit, meskipun mereka juga bisa berada di sana. Ducati sangat cepat dengan pengendara mana pun dan itu bukan kebetulan,” imbuhnya.

Joan Mir

Sekadar informasi, Lorenzo sendiri pernah membela Yamaha selama delapan tahun sebelum akhirnya pindah ke Ducati pada musim 2017 dan bertahan dua musim di sana. Jadi, saran yang diberikan olehnya itu sangat bisa dijadikan rujukan oleh mir karena Lorenzo sudah memiliki pengalaman dengan dua tim tersebut.

Meski begitu, Mir masih berharap agar Suzuki memenuhi permintaannya untuk menyediakan perangkat baru yang cocok untuknya. Namun jika tidak dikabulkan, sepertinya kepindahan pembalap berusia 24 tahun itu ke tim lain musim depan tak akan bisa terelakkan lagi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini