Valentino Rossi Bilang Pembalap Indonesia Paling Berani di Dunia, Siapa Rider Tanah Air Paling Berjaya di Ajang Grand Prix?

Ramdani Bur, Jurnalis · Senin 03 Januari 2022 12:49 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 03 38 2526629 valentino-rossi-bilang-pembalap-indonesia-paling-berani-di-dunia-siapa-rider-tanah-air-paling-berjaya-di-ajang-grand-prix-VINfJbnRdu.jpg Valentino Rossi bilang pembalap Indonesia paling berani di dunia. (Foto: MotoGP.com)

VALENTINO Rossi bilang pembalap Indonesia merupakan yang paling berani dunia. Kesan itu dimunculkan The Doctor –julukan Valentino Rossi– karena beberapa kali membalap bareng sejumlah rider asal Tanah Air.

Momen itu tercipta di Grand Prix kelas 125 cc yang berlangsung di Sirkuit Sentul, Bogor, pada 1996 dan 1997. Tercatat ada lima pembalap Indonesia yang berstatus wild card saat itu, yakni Rudi Arianto, Irvan Octavianus, Nasrul Arif, Ahmad Jayadi dan Petrus Canisius.

Ahmad Jayadi

(Ahmad Jayadi (kanan), pernah dua kali balapan bareng Valentino Rossi di Sirkuit Sentul pada 1996 dan 1997. (Foto: Instagram/@jayadiracing)

“Setelah balapan bertahun-tahun, saya harus berhati-hati. Terutama di Moto3 dan Moto2, pembalapnya jauh lebih gila,” kata Valentino Rossi mengutip dari GPOne.

“Jika ditanya pembalap mana yang paling berani, saya nilai Jepang, Indonesia dan juga Inggris terutama di lintasan basah,” lanjut pembalap berpaspor Italia tersebut.

Hanya saja, dari kelima nama di atas tak ada yang tampil penuh dalam satu musim Grand Prix. Mereka hanya berstatus pembalap wildcard saat itu, alias rider yang hanya turun di satu atau dua balapan saja dalam satu musim.

BACA JUGA: Valentino Rossi Pensiun, Popularitas MotoGP Disebut Kalah dari F1

Beda halnya dengan dua pembalap Indonesia ini, yakni Doni Tata dan Rafid Topan. Setelah tiga kali mendapat wildcard pada 2005, 2006 dan 2007, Doni Tata akhirnya tampil penuh dalam satu musim Grand Prix, tepatnya pada 2008 di kelas 250 cc.

Saat itu, Doni Tata merebut satu poin di GP China 2008 setelah finis di posisi 15. Kemudian pada 2013, Doni Tata kembali tampil di ajang Grand Prix, tepatnya di kelas Moto2. Ia lagi-lagi merebut satu poin setelah finis ke-15 di GP Australia yang digelar di Sirkuit Philip Island.

Bagaimana dengan Rafid Topan? Setelah mendapat wildcard pada 2012, Rafid Topan tampil penuh di kelas Moto2 2013. Sayangnya, Rafid Topan gagal meraup satu poin pun.

Karena itu, Doni Tata berstatus pembalap Indonesia tersukses di ajang Grand Prix. Namun, catatan Doni Tata berpotensi dipatahkan pembalap Indonesia berusia 17 tahun, Mario Suryo Aji, yang akan turun di kelas Moto3 2022.

Mario Suryo Aji

(Mario Suryo Aji akan turun di Moto3 2022)

Mario Suryo Aji akan turun bersama Honda Team Asia dan berduet dengan pembalap asal Jepang, Taiyo Furusato. Jadi, sanggup sabet berapa poin Mario Suryo Aji di Moto3 2022?

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini