Enea Bastianini Cepat Adaptasi dengan Motor Ducati, Francesco Bagnaia Akui Kaget

Rio Eristiawan, Jurnalis · Senin 03 Januari 2022 03:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 03 38 2526430 enea-bastianini-cepat-adaptasi-dengan-motor-ducati-francesco-bagnaia-akui-kaget-fkBRsnppmE.jpg Enea Bastianini. (Foto: MotoGP)

BOLOGNA - Pembalap Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia merasa apa yang dilakukan Enea Bastianini (Avintia Esponsorama) di MotoGP 2021 sangatlah luar biasa. Sebab Bagnaia mengaku sedikit terkejut dengan kemampuan Bastianini yang dengan mudahnya beradaptasi saat kendarai motor Ducati, yakni Desmosedici.

Ya, Bastianini memang berhasil mencuri perhatian pada ajang MotoGP 2021. Pembalap debutan itu berhasil menempati posisi ke-11 diakhir klasemen MotoGP 2021 dengan meraih dua podium.

Hal itu terbilang hebat mengingat pembalap asal Italia itu baru menjalani debutnya. Tapi ia berhasil melakukan adaptasi dengan motor Ducati Desmosedici.

Baca Juga: Demi Lebih Kuat di MotoGP 2022, Francesco Bagnaia Minta Ini ke Ducati

Enea Bastianini

Padahal banyak pihak menilai Desmosedici tidak ramah untuk pembalap pemula. Bahkan Bagnaia mengaku terkesan dengan adaptasi yang ditunjukan Bastianini.

“Saya mulai dengan hibrida, motor 2018 dengan beberapa bagian yang lebih tua, perbedaannya dengan motor 2020 saat itu sangat besar, saya tidak pernah mengendarai motor 2019,” kata Bagnaia dikutip dari Speed Week, Senin (3/1/2022).

"Itu tentu membuat perbedaan besar, tetapi menurut saya perbedaan terbesar adalah saya di motor. Enea, di sisi lain, sangat kompetitif dan sangat cepat di tahun pertama. Jadi dia terbiasa melakukan hal-hal tertentu ketika saya membutuhkan lebih banyak waktu," ucapnya.

Lebih lanjut, Bagnaia menilai dengan ada delapan pembalap di Ducati membuat timnya memiliki pekerjaan mudah untuk melakukan penyesuaian jika dilihat. Tetapi pembalap berusia 24 tahun itu mengakui bukan pekerjaan mudah untuk timnya, karena dengan delapan rider akan membuat mereka menemukan penyesuaian motor yang sama.

“Delapan motor tentu bukan pekerjaan mudah bagi Ducati, dua lagi mungkin tampak seperti hal kecil pada pandangan pertama, tetapi sebenarnya banyak," tuturnya.

Enea Bastianini

"Tetapi saya percaya bahwa mereka akan mengelola situasi dengan baik. Ini juga berarti lebih banyak data bagi kami dan ada lebih banyak pengemudi yang akan menanyakan hal yang berbeda. Jadi saya percaya itu akan baik untuk kita," tambahnya.

Pada MotoGP 2022 nanti, Bagnaia jelas menargetkan gelar juara. Ia tentu tak mau posisinya di tim pabrikan digeser pembalap lain seperti halnya oleh Bastianini yang berada di tim satelit Ducati.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini