Meski Lebih Senior, Charles Leclerc Ternyata Tak Dianggap sebagai Pembalap Utama Ferrari

Fitradian Dimas Kurniawan, Jurnalis · Sabtu 01 Januari 2022 19:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 01 37 2526058 meski-lebih-senior-charles-leclerc-ternyata-tak-dianggap-sebagai-pembalap-utama-ferrari-f7rXZtqcUO.JPG Dua pembalap Scuderia Ferrari, Charles Leclerc dan Carlos Sainz Jr. (Foto: Reuters)

MARANELLO - Prinsipal Tim Scuderia Ferrari, Mattia Binotti mengatakan bahwa timnya tak menganut sistem pembalap nomor satu atau utama. Jadi, Charlec Leclerc yang lebih senior dari Carlos Sainz Jr di tim berlogo kuda jingkrak itu dipastikan bukanlah pembalap utama Ferrari karena mereka merasa semuanya setara.

Sudah bukan rahasia, terkadang sebuah tim memprioritaskan salah satu pembalapnya. Dengan begitu, mereka bisa memberikan dukungan maksimal, dan pembalap lainnya ikut membantu.

Hal itu sudah jelas dilakukan oleh dua tim papan atas, Red Bull Racing dan Mercedes-AMG Petronas. Prakter tersebut juga dilakukan oleh Ferrari di masa lalu.

Baca Juga: Sering Diragukan, Carlos Sainz Jr Buktikan Diri di F1 2021

Mattia Binotto bersama Leclerc dan Sainz Jr

Ferrari sempat dikabarkan menempatkan Charles Leclerc sebagai pembalap pertama. Sementara Carlos Sainz Jr diposisikan sebagai pembalap yang mendukung,

Namun, performa Sainz di lintasan cukup mengejutkan. Beberapa kali dia sanggup mengalahkan Leclerc, meski baru menjalani tahun pertamanya bersama tim asal Maranello, Italia.

Walau demikian, Binotto menegaskan jika timnya tidak ada yang namanya pembalap nomor 1. Dia menilai prioritas utama membawa tim berada di depan secara konsisten.

“Seperti yang saya katakan, kondisi di lintasan yang menentukan. Prioritas utama adalah tim. Jika keduanya sanggup bersaing memperebutkan posisi, maka yang di depan menjadi nomor 1,” kata Binotto dikutip Crash, Sabtu (1/1/2022).

Binotto menilai baru bisa memutuskan status pembalap pertama bergantung hasil di lintasan. Apalagi tidak ada yang tahu bagaimana nasib seorang pembalap ketika balapan berlangsung.

Mattia Binotto bersama Leclerc

“Terkadang, semua tak bergantung dengan talenta atau kapasitas sang pembalap. Seorang pembalap bisa saja bernasib sial, mengalami kerusakan masalah ketahanan atau terlibat insiden,” ujarnya.

Tampaknya saat ini Ferrari masih belum bisa menentukan siapa pembalap yang pantas mereka dukung maksimal d antara Leclerc dan Sainz. Tentunya jika cepat atau lambat pihak Ferrari akan segera menentukan

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini