Lando Norris: Pertarungan dengan Ferrari Membantu McLaren

Muammar Yahya Herdana, Jurnalis · Kamis 30 Desember 2021 18:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 30 37 2525143 lando-norris-pertarungan-dengan-ferrari-membantu-mclaren-g15TItvX1M.jpg Lando Norris pembalap dari McLaren. (Foto/Reuters)

WOKING – Tim McLaren dan Ferrari bersaing sengit pada perebutan juara ketiga konstruktor Formula 1 (F1) 2021. Pembalap McLaren, Lando Norris, menilai persaingan itu sangat membantu timnya.

Pada musim 2021, persaingan antara Mercedes dan Red Bull yang memperebutkan gelar juara konstruktor memang menjadi salah satu pusat perhatian. Namun persaingan antara Ferrari dan McLaren yang sangat ketat juga tidak kalah menarik.

Foto/Reuters

Dari awal hingga pertengahan musim lalu, McLaren memang sedikit lebih unggul. Namun duo Ferrari, Charles Leclerc dan Carlos Sainz Jr, mampu tampil lebih baik di akhir musim dan mengamankan posisi ketiga kejuaraan konstruktor untuk Ferrari.

Baca juga: Bos Ferrari Percaya Diri Bisa Kalahkan Mercedes dan Red Bull di F1 2022

Ferrari berhasil mengumpulkan 323,5 poin dari 23 balapan yang telah dilakukan pada musim 2021. Sedangkan Mclaren berada di bawahnya dengan selisih 48,5 poin setelah berhasil mendapatkan 275 poin.

Baca juga: Max Verstappen Sebut Fernando Alonso Seorang Pejuang Sejati

Norris merasa pertarungan tersebut telah membantu McLaren untuk bisa lebih berkembang. Pembalap asal Inggris itu menilai Ferrari mampu memicu McLaren untuk tampil lebih agresif di musim 2021.

“Saya akan mengatakan bahwa pertarungan dengan Ferrari ini sedikit membantu kami,” ungkap Lando Norris dilansir dari Italy 24 News, Kamis (30/12/2021).

“Anda harus memiliki mentalitas itu, mereka membuat kami tetap waspada, mereka membuat kami mendorong, selalu berusaha menemukan sedikit lebih banyak waktu putaran,” imbuh pembalap berusia 22 tahun tersebut.

Foto/Reuters

Norris merasa dengan ada persaingan dengan Ferrari membuatnya ingin terus mendapatkan hasil terbaik agar posisi McLaren tak terkejar. Sayangnya, McLaren harus merelakan posisi tersebut yang jatuh ke tangan Ferrari.

“Terkadang senang dan tidak memikirkannya mudah, apalagi jika Anda sendirian di posisi ketiga, tanpa ada orang di depan atau di belakang Anda,” tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini