Sistem Bubble IBL 2022 Alami Perubahan

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Rabu 29 Desember 2021 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 29 36 2524535 sistem-bubble-ibl-2022-alami-perubahan-Snrl2QZrbq.jpg IBL 2022 akan dimulai 15 Januari. (Foto/IBL)

JAKARTA – Sistem gelembung atau bubble pada pelaksanaan Liga Basket Indonesia (IBL) 2022 mengalami perubahan. Hal itu disampaikankan oleh Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah saat konferensi pers, Rabu (29/12/2201).

Pada IBL 2022 akan digelar di 6 kota besar untuk enam seri pelaksanaan. Nantinya di masing-masing kota tetap menerapkan sistem bubble tapi aktivitas para pemain bisa lebih luas sesuai radius tertentu.

Foto/Satria Muda

Junas Miradiarsyah menjelaskan bahwa sistem baru ini meniru apa yang diberlakukan di FIBA Asia Cup 2022 pada Juli 2022 mendatang.

Baca juga: Berlangsung 6 Seri, IBL Umumkan Jadwal Babak Reguler Musim 2022

“Di 2022 sistem bubble kami kurang lebih sama seperti direncanakan di FIBA Asia mendatang. Di mana rencana permainannya untuk Jakarta kita lakukan di Senayan yang hotelnya ada di beberapa tempat. Kita tetapkan hotel yang radiusnya tidak jauh dari lokasi tersebut,” ucap Junas.

Baca juga: Perbasi Sambut Baik Artis Ramaikan Dunia Basket Indonesia

“Di lokasi-lokasi tersebut baru kita lakukan prinsip-prinsip bubble. Artinya mereka tidak pulang ke rumah, tidak beraktivitas di luar area yang tidak kita izinkan jadi aktivitasnya hanya di tempat tinggal, latihan, bertanding kemudian transportasinya juga sudah kita secure,” lanjutnya.

Menurut Junas, penerapan ini sudah berhasil diadakan di ajang-ajang besar di dunia. Tanpa meninggalkan prosesur kesehatan awal, sistem ini sudah terbukti berhasil.

Foto/Twitter

Selanjutnya, pihaknya tetap akan mengupayakan ajang yang akan digelar pada 15 Januari 2022 mendatang ini dengan kehadiran penonton. Pihaknya pun sedang melihat perkembangan kasus Covid-19 di tanah air.

“Penonton kita dalam proses, kita tahu sekarang ada kasus Omicron. Dalam seminggu ke depan kita lihat update kasus seperti apa dan tentunya kami paruh terhadap peraturan pemerintah,” lanjut Junas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini