Optimistis, Ketua KOI Yakin Sanksi WADA Dicabut pada Awal 2022

Antara, Jurnalis · Sabtu 25 Desember 2021 03:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 24 43 2522313 optimistis-ketua-koi-yakin-sanksi-wada-dicabut-pada-awal-2022-26860mQHTo.jpg Raja Sapta Oktohari optimistis sanksi WADA ditangguhkan pada triwulan pertama 2022 (Foto: Antara)

JAKARTA - Kabar baik dibawa Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari. Dia yakin sanksi Badan Antidoping Dunia (WADA) terhadap Lembaga Antidoping Indonesia (LADI) bisa dicabut secepatnya pada Maret 2022.

Hal itu disampaikan Oktohari setelah menemui Direktur Umum Regional Antidoping ASEAN (SEARADO),Gobinathan Nair, di Singapura, Rabu 22 Desember 2021. Dalam kesempatan itu, dia menyampaikan perkembangan upaya Indonesia dalam menyelesaikan permasalahan yang tertunda (pending matters), termasuk hasil pertemuannya dengan Sekretaris Jenderal WADA Olivier Niggli dan Direktur Regional Antidoping Eropa dan Relasi Federasi Internasional Sébastien Gillot di Lausanne, Swiss, awal Desember.

Raja Sapta Oktohari (Foto: Antara)

Okto, sapaan Raja Sapta, mengatakan respons Gobi sangat positif terhadap perkembangan yang telah diselesaikan LADI. Akan tetapi, masih ada pekerjaan rumah lain yang harus dituntaskan demi status compliance (patuh) dari WADA.

“Tentu masih ada pekerjaan rumah yang harus dikerjakan LADI. Tapi, dengan progres saat ini kami sangat optimistis triwulan awal sanksi WADA untuk LADI bisa ditangguhkan. Kami tengah berusaha memperjuangkannya, apalagi agenda olahraga 2022 sangat padat,” kata Okto dalam rilis pers KOI, Sabtu (25/12/2021).

BACA JUGA: Cabor Angkat Besi Terancam Dicoret dari Olimpiade 2028, KOI Siap Berdiplomasi

Indonesia akan menghadapi kalender olahraga 2022 yang padat, yakni SEA Games (12-23 Mei), Islamic Solidarity Games (9-18 Agustus), Asian Games (10-25 September), dan Asian Youth Games (20-28 Desember).

Selain itu, ada pula kejuaraan single event, seperti FIBA Asia Cup 2022 (12-24 Juli), IFSC Climbing World Cup (24-26 September), IESF 14th Esports World Championships 2022 (20-27 November) serta rangkaian turnamen bulu tangkis.

Raja Sapta Oktohari (Foto: NOC Indonesia)

Sanksi LADI juga harus segera ditangguhkan apabila Indonesia ingin menjadi tuan rumah ASEAN Para Games menggantikan Vietnam yang hanya akan menggelar SEA Games pada Mei tahun depan.

“Presiden NPC Indonesia (Senny Marbun) juga sudah menelepon saya. Beliau meminta langsung agar sanksi LADI bisa segera ditangguhkan sehingga Indonesia bisa menyelenggarakan ASEAN Para Games. Vietnam juga mundur sehingga kasihan atlet-atlet disabilitas kita jika tidak ada event dua penyelenggaraan beruntun,” tutup Okto.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini