5 Atlet Dapatkan Ketenangan Setelah Ucapkan Dua Kalimat Syahadat, Nomor 1 Sampai Nikah Ulang Secara Islam

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Jum'at 24 Desember 2021 20:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 24 43 2522280 5-atlet-dapatkan-ketenangan-setelah-ucapkan-dua-kalimat-syahadat-nomor-1-sampai-nikah-ulang-secara-islam-sfAMSI3WPR.jpg Wilhelm Ott bersama sang istri. (Foto: Instagram/willi.ott.148)

CERITA-cerita para atlet di luar arena memang sangat menarik untuk dikulik. Seperti halnya atlet-atlet yang memutuskan untuk mengubah kepecayannya dengan memeluk agama baru seperti islam.

Tentu tidak mudah mengubah keyakinan seseorang dan jika hal tersebut terjadi, selalu da cerita menarik yang melandasi pilihan tersebut hingga bisa diambil. Beberapa atlet di antaranya memilih mualaf karena merasa tenang usai mengucapkan dua kalimat syahdat. Lantas siapa saja atlet tersebut?

Berikut 5 Atlet Dapatkan Ketenangan Setelah Ucapkan Dua Kalimat Syahadat

5. Muhammad Ali

Muhammad Ali

Muhammad Ali memutuskan memeluk agama Islam saat namanya sedang naik daun. Setelah mengucap kalimat syahadat, ia mengganti namanya dari Cassius Clay menjadi Muhammad Ali.

Untuk akhirnya bisa mengambil keputusan memeluk agama Islam, Muhammad Ali harus menempuh perjalanan yang cukup panjang. Hal itu diawali dengan ketertarikannya bergabung ke komunitas Black Muslims di Amerika Serikat.

Soal perjalanannya hingga mantap menjadi seorang mualaf, Ali pun turut menceritakannya. Ia mengaku mulai tertarik dengan agama Islam setelah bergabung ke organinasi Islam.

4. Kareem Abdul Jabbar

Kareem Abdul Jabbar

Abdul Jabbar diketahui pernah mendapat sorotan besar dari publik karena membuat keputusan besar dalam hidupnya. Kareem Abdul Jabbar memutuskan menjadi seorang mualaf yang mulai memeluk agama Islam pada 1971.

Keputusan itu diambil sehari setelah dirinya meraih gelar juara NBA bersama Milwaukee Bucks. Keputusan itu dibarengi dengan perubahan namanya dari Ferdinand Lewis Alcindor menjadi Kareem Abdul Jabbar.

Kareem Abdul Jabbar sendiri mengatakan bahwa langkahnya dalam melakukan perubahan besar itu bukanlah sekadar pergantian merek. Ia memutuskan untuk menjadi mualaf dan mengubah namanya sebagai bentuk transformasi hati hingga jiwa.

3. Mike Tyson

Mike Tyson

Sempat beradar kabar Mike Tyson memeluk Islam saat dipenjara pada 1992-1995. Kala itu, Mike Tyson harus mendekam di balik jeruji besi karena kasus pemerkosaan. Menariknya, cerita Mike Tyson menjadi muslim di penjara pun tidak sepenuhnya benar.

Mike Tyson mengklarifikasi bahwa dirinya sudah menjadi seorang muslim sebelum masuk ke penjara. Meski begitu, Mike Tyson bertemu dengan sosok penting dalam perjalanan spiritualnya saat di penjara. Sosok penting itu adalah Muhammad Siddeeq yang merupakan ulama Nation of Islam (organisasi Muslim kulit hitam di Amerika Serikat).

2. Paul Pogba

Paul Pogba

Paul Pogba lahir di keluarga muslim, namun ia baru menjadikan islam sebagai kepercayannya pda 2012. Sejak menjadikan islam sebagai agamanya, Pogba lantas merasa hidupnya berubah drastis. Ia merasakan kedamaian yang selama ini ia cari.

โ€œIslam tidak seperti yang orang-orang bayangkan, seperti terorisme. Apa yang kami dengar di media itu berbeda. Islam adalah sesuatu yang indah,โ€ imbuh Pogba, dikutip dari The Times.

"Islam membuat saya berubah. Islam membuat saya menyadari hal-hal dalam hidup, saya kira saya menjadi lebih tenang karenanya. Itu membawa perubahan yang baik dalam hidup saya karena saya tidak dilahirkan sebagai seorang muslim,โ€ tambahnya.

1. Wilhem Ott

Wilhem Ott bersama sang istri

Petarung seni bela diri campuran atau MMA, asal Austria, Wilhelm Ott mengejutkan dunia usai mengumumkan masuk Islam. Dalam prosesnya mejadi seorang mualaf, Wilhelm Ott memiliki cerita yang inspiratif.

Wilhem memilih menjadi mualaf pada 16 April 2020 akibat pandemi covid-19. Setelah menjadi mualaf, Ott bahkan melaksanakan upacara pernikahan ulang dengan sang istri, Michelle Birringer. Mereka memperbarui janji pernikahannya yang sesuai dengan syariat Islam.

Upacara pernikahan itu pun dilangsungkan pada 31 Mei 2020, setelah berakhirnya bulan Ramadan. Mereka menggelar acara pernikahannya itu Kantor Pusat Federasi Islam Traiskirchen, sekira 20 kilometer (km) dari Ibu Kota Austria, Wina.

โ€œHari bahagia datang setelah hari bahagia sebelumnya. Setelah Ramadan, kami melakukan pernikahan di Federasi Islam Traiskirchen. Kebahagian ini tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata,โ€ tulis Ott di akun Instagram pribadinya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini