4 Atlet yang Meninggal saat Olahraga Ekstrem

Tika Vidya Utami, Jurnalis · Rabu 22 Desember 2021 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 22 43 2521121 4-atlet-yang-meninggal-saat-olahraga-ekstrem-vgOa4NmtWt.JPG Muhammad Taufan Munggaran atlet BMX yang meninggal saat berkomptisi IOXC 2015. (Foto/Instagram/@taufanbmx)

ATLET yang meninggal saat olahraga ekstrem ada beberapa. Olahraga ekstrem merupakan olahraga yang berisiko tinggi dan mengancam keselamatan para atlet. Maka dari itu untuk menjalani olahraga ini dibutuhkan peralatan keselamatan yang lengkap.

Ada beberapa peristiwa dalam catatan sejarah olahraga esktrem yang merenggut nyawa atletnya. Berikut ini adalah empat atlet yang meninggal dunia saat melakukan olahraga ekstrem.

4. Kuraudo Toda

Kuraudo Toda merupakan atlet motorcross asal Jepang. Pada 2008, dia mengalami kecelakaan ketika tes motor offroad. Hal ini mengakibatkan bagian tubuh Toda mengalami kelumpuhan dari bagian dada ke bawah. Namun kejadian tersebut tidak membuatnya kapok.

Foto/Transworld Motorcross

Terbukti, pada 2015 dia berlatih untuk persiapan olahraga ekstrem X Games Best Whip. Saat itu, dia tengah mengendarai motor dengan kecepatan tinggi. Akibatnya, dia jatuh ke parit yang telah dipenuhi oleh styrofoam untuk keamanan. Motornya pun terbakar.

Baca juga: 5 Pemain yang Paling Benci Kevin Sanjaya, Nomor 1 Diajak Main Bareng Gim Online

Material styrofoam yang mudah terbakar semakin menambah kobaran api. Tim penyelamat yang melakukan evakuasi sempat menemui hambatan, dan nyawa Toda pun tak tertolong.

3. Nifera Ufrotun Saidatun Nila

Nifera Ufrotun Saidatun Nila, atlet sepeda nasional asal Jepara, Jawa Tengah mengembuskan napas terakhir usai terjatuh ketika mencoba trek downhill di Bukit Sulap Kota Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, pada Sabtu (25/10/2014).

Kecelakaan yang dialami oleh Nifera diduga akibat kondisi track yang terjal serta banyak batu, sehingga dia terjatuh dan tidak sadarkan diri. Nifera mengalami pendarahan di perut akibat terkena setang sepeda. Dia sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapat penanganan, namun nyawanya tak tertolong.

Baca juga: 3 Jenis Wasit dalam Permainan Bola Basket Beserta Tugasnya

Foto/SindoNews

2. Erik Roner

Erik Roner merupakan atlet skydiving asal Jerman. Dia meninggal ketika upacara pembukaan turnamen golf di California, Amerika Serikat, pada 29 September 2015. Ketika melakukan aksinya, parasut yang digunakan oleh Erik tidak berfungsi. Dia pun terjun bebas dan jatuh di pepohonan sekitar lapangan golf.

Upaya penyelamatan dan pertolongan pertama telah diberikan kepada Erik, namun nyawanya tidak dapat terselamatkan. Selain menjadi atlet skydiving, Erik juga kerap tampil dari program olahraga ekstrem MTV, Nitro Circus.

Foto/The Guardian

1. Muhammad Taufan Munggaran

Rider BMX asal Bandung, Muhammad Taufan Munggaran, tewas ketika melakukan aksi di ajang Indonesia Open X Sports Championship (IOXC) yang digelar di Convention Hall Telkom University, Bandung, Jawa Barat, pada 2015.

Foto/Instagram

Ketika itu Taufan sedang melakukan trik no handler di babak kualifikasi, yakni melepas kedua tangan dengan kedua setang di perut. Diduga dia terlambat melepaskan setang dari perutnya. Sehingga ketika terjatuh, roda belakang yang pertama mengenai lantai arena kemudian setang menekan dada Taufan.

Tim medis segera membawanya ke rumah sakit. Namun dalam perjalanan, dia mengembuskan napas terakhir.

Baca pembahasan mengenai Olahraga Ekstrem selengkapnya di Sportstars.id melalui link berikut

Muhammad Taufan Munggaran
1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini