5 Atlet yang Alami Peningkatan Karier Setelah Jadi Mualaf, Nomor 1 Bintang Manchester United

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 21 Desember 2021 21:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 21 43 2520603 5-atlet-yang-alami-peningkatan-karier-setelah-jadi-mualaf-nomor-1-bintang-manchester-united-Ikc7ZOTY9k.JPG Paul Pogba memeluk Islam pada usia 20 tahun meski berlatar keluarga muslim. (Foto/Reuters)

LIMA atlet yang mengalami peningkatan karier setelah menjadi mualaf akan diulas dalam artikel ini. Sejumlah nama yang nama yang dibahas merupakan atlet-atlet populer dengan pencapaian prestasi yang gemilang.

Berpindah keyakinan merupakan perjalanan panjang dan rumit. Begitu juga dengan para para atlet yang diulas dalam daftar ini. Beberapa di antaranya mendapatkan peningkatan karier dalam bidang profesional mereka. Berikut lima di antaranya:

5. Mike Tyson

Mike Tyson seorang petinju kelas berat yang hebat pada masanya. Pukulannya yang mematikan serta tak goyah dipukul lawan, membuat dia dijuluki si Leher Beton. Dalam perjalanan hidupnya, petinju legendaris Mike Tyson memutuskan untuk berpindah agama.

Baca juga: 5 Petarung yang Pilih Masuk Islam dan Jadi Mualaf, Nomor 1 Sampai Nikah Ulang Secara Islam

Dia mengambil keputusan besar dengan memeluk agama Islam pada 1990-an. Kisah itu diawali saat dia masuk penjara lantaran kasus pemerkosaan terhadap aktris cantik bernama Desiree Washington.

Foto/Ist

4. Muhammad Ali

Petinju berjuluk The Greatest merupakan salah satu tokoh olahraga paling penting dan terkenal di abad ke-20 dan sebagai salah satu petinju terbesar sepanjang masa. Dia memiliki nama asli Cassius Marcellus Clay Junior.

Baca juga: 5 Pemain Bulu Tangkis Indonesia yang Pilih Hijrah, Nomor 1 Seorang Mualaf

Hidupnya Berubah Drastis Cassius Clay Junior menorehkan banyak prestasi, dari mulai menyabet medali emas olimpiade hingga menjadi juara dunia kelas berat.

Petinju yang kerap mendapatkan kontroversi semasa hidupnya ini kemudian memeluk Islam pada 1961. Ia pun mengganti namanya dengan Muhammad Ali.

Foto/Ist

3. Cristian Gonzales

Nama yang satu ini berkarier di Indonesia, tepatnya sepakbola. Cristian Gonzales. Pemain kelahiran Uruguay ini memilih memeluk Islam pada 2003 dan memilik nama Islam Mustafa Habibib. Sejak menjadi mualaf, karier Gonzales mengalami peningkatan.

Gonzales merupakan top skor Liga Indonesia tiga kali berturut-turut, yakni 2005, 2006 dan 2007. Pencapaian ini masih belum disamakan oleh pemain manapun yang pernah bermain di Liga Indonesia.

Foto/PSSI

2. Frank Ribery

Penyerang sayap asal Prancis ini salah satu yang terhebat di masanya. Frank Ribery memutuskan menjadi seorang mualaf pada 2002 silam. Perlahan tapi pasti perjalanan Ribery di dunia sepakbola terus meningkat sejak memeluk Islam.

Ribery membawa Timnas Prancis ke final Piala Dunia 2006 untuk kontra Timnas Italia. Namun, Les Blues kalah lewat adu penalti setelah imbang dengan skor 1-1 di waktu normal.

Foto/Sportskeeda

Pada level klub, Ribery adalah seorang legenda bagi Bayern Munich. Dia membela raksasa Bavarian pada 2007 hingga 2013 dengan total 124 gol dan 182 asisst dari 425 pertandingan.

Pada musim 2012-2013, Ribery membantu Bayern Munich meraih treble winners. Namun, penamppilannya yang apik tak membuat dia meraih Ballon d’Or 2013, karena kalah dari Cristiano Ronaldo.

1. Paul Pogba

Pogba sudah mengenal Islam sejak kecil dari lingkungan keluarganya. Hanya saja, dia menjadi meualaf ketika dia beranjak dewasa. Ibu Pogba, Yeo Moriba adalah seorang Muslim yang merupakan imigran asal Kongo.

Foto/Reuters

Meski terlahir dari keluarga Muslim, Pogba adalah seorang mualaf saat berusia 20 tahun saat dia membela Juventus. Sejak saat itu pemain asal Prancis itu mendapatkan peningkatan karier dan trofi.

Pogba di antaranya memenangi Liga Italia bersama Juventus sebanyak empat kali (2012/2013, 2013/2014/, 2014/2015 dan 2015/2016). Dua Piala FA dan satu trofi Liga Eropa bersama Manchester United. Sementara di level Timnas Prancis, Pogba mengantarkan negaranya juara Piala Dunia 2018.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini