Share

Dua Gelar di MotoGP 2021 Diborong Ducati, Lin Jarvis: Lebih Penting Titel yang Diraih Fabio Quartararo

Fitradian Dimas Kurniawan, Jurnalis · Sabtu 11 Desember 2021 19:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 11 38 2515554 dua-gelar-di-motogp-2021-diborong-ducati-lin-jarvis-lebih-penting-titel-yang-diraih-fabio-quartararo-4kQti1TlNI.jpg Managing Director Yamaha, Lin Jarvis. (Foto: MotoGP)

LESMO - Yamaha boleh senang karena pembalapnya, Fabio Quartararo menjadi juara dunia di MotoGP 2021. Namun, Ducati mampu membawa pulang dua gelar, yakni tim terbaik serta pabrikan terbaik di musim tersebut.

Banyak yang beranggapan kemenangan Yamaha di MotoGP 2021 itu kurang lengkap karena gagal mengawinkan gelar juara dunia pembalap dengan dua titel yang direbut Ducati. Namun, menurut Direktur Yamaha, Lin Jarvis, yang terpenting adalah memenangi kejuaraan dunia MotoGP

Ya, di musim 2021 Yamaha memang sukses membawa Fabio Quartararo juara dunia MotoGP 2021. Quartararo mengakhiri musim dengan 278 poin, atau unggul 26 angka atas pesaing terdekatnya, Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo).

Baca Juga: Galang Dana Kemanusiaan, Helm Milik Valentino Rossi Laku Terjual Seharga Rp81 Juta!

Fabio Quartararo

Meski begitu, titel konstruktor dan tim menjadi milik Ducati serta tim utamanya, Ducati Lenovo. Sedangkan Yamaha berikuti tim Monster Energy Yamaha harus puas menduduki posisi kedua

Tentu banyak yang menyayangkan hasil tersebut. karena motor Yamaha yang ditunggangi Quartararo terbukti bisa bersaing. Walau demikian, Jarvis mengaku tidak masalah, meski timnya kalah.

Jarvis merasa pembalap yang menjadi juara dunia akan lebih dikenang. Sementara orang-orang cenderung siapa konstruktor dan tim yang menjadi juara dunia ketika musim tersebut.

“Titel juara dunia pembalap adalah gelar yang paling penting. Pada akhirnya, orang-orang hanya mengingat siapa pembalap yang menjadi juara dunia,” kata Jarvis dikutip Speedweek, Sabtu (11/12/2021).

“Jika harus memilih salah satu gelar saja, titel juara dunia pembalap adalah yang utama. Bagi kami, Fabio sudah membawa pabrikan ini sendiri. Mungkin terlepas dari GP Doha pada Maret silam. Ketika itu, Maverisck sangat kuat,” ujarnya.

Lin Jarvis

“Setelah itu, Franco baru bergabung dengan tim menggantikan Vinales sejak Misano. Tetapi, ketika itu dia masih memulihkan kondisinya,” imbuh Jarvis.

Pada MotoGP 2022, Jarvis dan Yamaha akan kembali mengandalkan Quartararo dan dengan dibantu Franco Morbidelli yang baru naik ke tim pabrikan. Dengan dua pembalap itu, diharapkan Yamaha bisa bersaing memperebutkan gelar tim dan konstruktor terbaik di MotoGP 2022.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini