Ragu Bertahan di Yamaha, Fabio Quartararo Ingin Pergi ke Tim yang Lebih Baik

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Selasa 30 November 2021 02:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 29 38 2509278 ragu-bertahan-di-yamaha-fabio-quartararo-ingin-pergi-ke-tim-yang-lebih-baik-qVG4ojTEdv.jpg Fabio Quartararo beraksi di pramusim MotoGP 2022. (Foto/MotoGP)

JEREZ Fabio Quartararo merasa ragu untuk bertahan bersama timnya saat ini, Monster Energy Yamaha. Juara MotoGP 2021 itu terbuka untuk pindah agar bisa bekerja sama dengan tim yang lebih baik.

El Diablo –julukan Quartararo- belum puas dengan uji coba pramusim yang dilakukan oleh Yamaha setelah dia mengamankan gelar juara dunia MotoGP 2021. Dia tidak senang dan mengeluhkan perkembangan yang diberikan timnya pada motor M1 2022 yang telah dicicipinya pada tes yang digelar di Jerez akhir November ini.

Foto/MotoGP

Alhasil, pembalap asal Prancis itu masih belum yakin untuk melanjutkan perjalanannya dengan tim pabrikan asal Jepang itu. Padahal, kontraknya akan habis pada akhir musim 2022 mendatang.

Baca juga: Tak Mau Fabio Quartararo Direbut Tim Lain, Yamaha Siapkan Kontrak Baru

Untuk itu, Quartararo memberikan kode ke semua tim pabrikan yang bersaing di MotoGP. Dia membuka kesempatan bagi tim manapun yang ingin bernegosiasi dengannya untuk bekerjasama setelah kontraknya habis dengan Yamaha.

Baca juga: Tak Puas dengan Motor untuk MotoGP 2022, Fabio Quartararo: Kami Kehilangan Tenaga

“Untuk masa depan, saya memiliki pikiran terbuka untuk mendengarkan semua pabrikan. Bukan tujuan saya untuk menang dengan dua pabrikan yang berbeda, tetapi saya ingin pergi ke tim yang memiliki proyek terbaik,” kata Quartararo dilansir dari The Race, Senin (29/11/2021).

“Saya orang yang berpikiran terbuka. Orang-orang di sekitar saya juga seperti ini, dan itulah mengapa saya terbuka untuk mendengarkan,” imbuhnya.

Foto/MotoGP

Dengan ucapannya itu, sepertinya Quartararo ingin Yamaha segera berbenah untuk melakukan perbaikan dan memberikan perkembangan performa pada motor barunya. Dia ingin melihat apakah timnya merespon dengan positif atau tidak setelah diberikan ‘ancaman’ seperti itu.

Jika timnya bereaksi dengan baik kemungkinan pembalap berusia 22 tahun itu akan hengkang sepertinya akan tertutup. Namun, jika tidak, dia akan benar-benar hengkang dan berpisah dengan tim yang telah membantunya merebut tahta juara dunia MotoGP 2021. Seandainya Quartararo pergi dari Yamaha, tim mana kira-kira yang cocok dengannya?

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini