Bos Ducati Senang dengan Performa Pembalapnya di MotoGP 2021

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Senin 29 November 2021 21:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 29 38 2509257 bos-ducati-senang-dengan-performa-pembalapnya-di-motogp-2021-yQCtlqWUo1.jpg Francesco Bagnaia saat beraksi di MotoGP 2021. (Foto/MotoGP)

MANAJER umum Ducati, Gigi Dall'Igna senang dengan performa pada pembalapnya di MotoGP 2021. Dia menilai Francesco Bagnaia dan kolega telah berkembang sangat kencang.

Ducati menjadi penguasa kejuaraan konstruktor dan tim dalam gelaran MotoGP 2021. Mereka berada yang terdepan lebih baik dari Yamaha di urutan kedua.

Semua pembalap telah berjuang habis-habisan meski juara dunia harus jatuh untuk pembalap Yamaha, Fabio Quartararo. Di samping itu, terlihat perkembangan pesat terutama dari pesaing utama Quartararo, Francesco Bagnaia.

Foto/MotoGP

Setelah dua musim yang sulit pada 2019 dan 2020 di Pramac Ducati, Bagnaia menikmati musim 2021 sebagai pebalap tim pabrikan Ducati. Memenangkan empat balapan, Bagnaia adalah faktor dalam pertempuran kejuaraan hingga tahap akhir kampanye.

Baca juga: 5 Pendatang Baru di MotoGP 2022, Nomor 1 Penerus Marc Marquez

Bagnaia hanya terpaut 26 poin dari Fabio Quartararo di posisi kedua dalam klasemen. Namun ia memunculkan harapan setelah beberapa balapan terakhir selalu lebih cepat dari pembalap asal Prancis itu.

Bac ajuga: Jajal YZR-M1 2022, Andrea Dovizioso Beberkan Kelebihan Motor Terbaru Yamaha

Bagnaia hanyalah salah satu dari beberapa pembalap yang menjadi bintang untuk Ducati pada tahun 2021. Ada nama lain seperti rekan setimnya Jack Miller yang menang dua kali dan sang rookie Jorge Martin yang meraih kemenangan sensasional di Styrian Grand Prix,

Sementara pembalap debutan Avintia Enea Bastianini berhasil dua podium dengan motor 2019 miliknya. Semua pembalap menurut Dall’lgna tampil mengejutkannya musim ini.

“Semua pembalap melakukan pekerjaan dengan baik, itu jelas,” ucap Dall’lgna dikutip laman Motorsports, Senin (29/11/2021).

Foto/MotoGP

“(Jorge) Martin mencetak pole di balapan MotoGP keduanya, yang sangat sulit dilakukan. Dia memenangkan balapan di musim pertamanya, itu tidak mudah. Tapi Pecco -sebutan Fransesco Bagnaia-juga melakukan pekerjaan yang hebat, terutama di paruh kedua musim, dia sangat terbaik,” lanjutnya.

“Dia memenangkan empat dari enam balapan terakhir, yang seharusnya menjadi lima jika dia tidak jatuh di Misano,” lanjutnya masih soal Pecco.

“Dia naik podium di Austin. Sejujurnya, Pecco adalah pembalap yang terus meningkat setiap tahun dan ketika Anda berharap dia benar-benar mencapai levelnya, dia mengambil langkah lain,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini