Prediksi World Superbike Mandalika 2021: Siapa Juara, Toprak Razgatlioglu Atau Jonathan Rea?

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Rabu 17 November 2021 12:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 17 38 2503118 prediksi-world-superbike-mandalika-2021-siapa-juara-toprak-razgatlioglu-atau-jonathan-rea-odEyRWsJS3.jpg Toprak Razgatlioglu kini memimpin klasemen World Superbike 2021. (Foto/Yamaha)

SANT FRUITOS DE BAGES – Seri terakhir World Superbike 2021 akan berlangsung di Sirkuit Mandalika. Pembalap Toprak Razgatlioglu (Pata Yamaha) dan Jonathan Rea (Kawasaki Racing Team) menjadi kandidat terkuat akan keluar sebagai juara musim ini.

Toprak berpeluang besar untuk meraih gelar juara WSBK 2021 di Mandalika. Saat ini dia bertengger di puncak klasemen dengan selisih 30 poin dari Rea yang membuntutinya di urutan dua.

Foto/Twitter

Namun, juara World Superbike (WSBK) 2011, Carlos Checha, telah menganalisis siapa yang berpeluang besar menjadi juara dunia. Dia menilai Toprak Razgatlioglu akan lebih tertekan dibanding Jonathan Rea.

Baca juga: Soal Pengunduran Diri Dyan Dilato, MGPA Beri Penjelasan

Menurut Checha, Razgatlioglu kemungkinan bisa membuat kesalahan jika salah mengambil pendekatan pada balapan di Indonesia itu. Sebab, seorang pembalap akan merasakan hal yang berbeda jika dalam tekanan untuk tidak boleh kalah saat balapan.

Baca juga: Tak Sabar Turun di World Superbike Mandalaika 2021, Pembalap Belgia Ini Malah Gagal Mengaspal

“Saya pikir mungkin semua tekanan akan jatuh pada Toprak. Saya tidak tahu bagaimana Toprak akan melakukan pendekatan pada balapan (di Mandalika), tetapi yang pasti itu akan sangat sulit.” kata Checha dilansir dari laman resmi WSBK, Rabu (17/11/2021).

“Ketika anda mulai berlomba untuk menang, itu adalah satu hal, ketika anda mulai berlomba untuk tidak kalah, itu bisa menyebabkan kesalahan yang mudah dilakukan. Semua tekanan ada padanya,” imbuhnya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Checha mengatakan bahwa tekanan sudah pasti dirasakan setiap pembalap. Namun karena Razgatlioglu sedang memimpin klasemen maka tekanan lebih besar mengarah padanya. Berbanding terbalik dengan Rea yang hanya akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa menyalip saingannya tersebut agar bisa meraih gelar juara dunia ketujuhnya.

Foto/Twitter

“Saya pikir di setiap balapan dan setiap momen, anda memiliki tekanan, tetapi intensitasnya berfluktuasi tergantung pada momennya. Jonathan akan mendapat tekanan, tetapi yang pasti tidak seperti Toprak karena dia di belakang,” jelas pria asal Spanyol itu.

“Dia (Rea) akan fokus dan dia akan mengerahkan seluruh energi dan konsentrasinya untuk melakukan yang terbaik di balapan terakhir dan memberi lebih banyak tekanan pada Toprak, karena itu satu-satunya cara dia bisa merebut gelar. Toprak tahu bahwa jika dia melakukan kesalahan, maka Jonny –panggilan Rea- akan ada di sana,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini