Target Desain Besar Olahraga Nasional: Capai 5 Besar Olimpiade dan Paralimpiade pada 2045

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Rabu 10 November 2021 22:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 10 43 2499867 target-desain-besar-olahraga-nasional-capai-5-besar-olimpiade-dan-paralimpiade-pada-2045-tpUqI1fL4d.jpg Pihak Kemenpora sampaikan DBON. (Foto: MPI/Quadiliba Al Farabi)

JAKARTA – Target Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) telah diumumkan. Indonesia ditargetkan bisa mencapai 5 besar Olimpiade dan Paralimpiade pada 2045. Dengan kata lain itu merupakan hadiah untuk 100 tahun kemerdekaan Indonesia.

Penyampaikan target Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) ini disampaikan dalam sebuah acara yang digelar pada Rabu (10/11/2021). Agenda sosialisasi ini dipimpin oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.

Olimpiade Tokyo 2020

Sebagaimana diketahui, DBON merupakan hasil karya pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan organisasi masyarakat, terutama perguruan tinggi dan tim DPON untuk menyusun arah pembangunan olahraga di masa depan. Rencana ini sudah dilegitimasi dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 86 Tahun 2021.

BACA JUGA: Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo Tampil Berbeda di Olimpiade Tokyo 2020 Lalu, Ini Alasannya

Melalui sambutannya, PLT Sesmenpora, Jonni Madrizal, memaparkan gambaran umum terkait DBON ini. Namun tentunya, ini semua harus berjalan konsisten dengan dukungan semua pihak.

BACA JUGA: Pelari Maraton Kaya Prestasi Asal Kenya Ditemukan Tewas dengan Luka Tusuk

“Saya yakin kalau kita bersama-sama kerja sama saling berkontribusi untuk mencapai target tersebut bisa terpenuhi. Tapi langkah-langkah harus secara konsisten. Sambil kita evaluasi,” katanya.

Adapun gambarannya, pertama, terkait target, bukan cuma sebagai 5 besar dalam ajang olahraga terbesar di dunia Olimpiade dan Paralimpiade. Ada juga target lain seperti pada 2045 nanti, 70 persen masyarakat aktif berolahraga, juga masyarakat bugar sebesar 60 persen.

Tiga target itu merupakan sasaran utama dari DBON ini. Ada juga target perantara, yakni juara di ajang seperti SEA Games, Asian Games, hingga Para Games setiap tahunnya.

Adapun model pembinaan dari DBON ini, yaitu pemerintah bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk menciptakan atlet berprestasi. Bentuknya berupa latihan sebanyak minimal 10 ribu jam atau butuh waktu 8-10 tahun.

“Ini project jangka panjang yang artinya butuh pembinaan dari jauh-jauh hari. Tidak bisa ujug-ujug mengharapkan juara satu tahun berikutnya,” lanjut Jonni.

Kembali ke perhelatan Olimpiade dan Paralimpiade, DBON ini akan menetapkan target terdekat untuk mendulang medali emas pada 2032. Medali itu akan datang dari 14 cabor unggulan Olimpiade dan 15 cabor Paralimpiade.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini