Red Bull Prediksi Lewis Hamilton Akan Dapat Penalti Mesin Lagi

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Kamis 04 November 2021 22:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 04 37 2496872 red-bull-prediksi-lewis-hamilton-akan-dapat-penalti-mesin-lagi-kImf5Q2UPH.jpg Lewis Hamilton beraksi di Kualifikasi F1 GP AS 2021. (Foto/Reuters)

TIM Red Bull Racing memprediksi pembalap rival mereka dari Marcedes, Lewis Hamilton akan mendapatkan penalti mesin lagi. Penasehat Tim Red Bull Racing, Dr Helmut Marko meyakini jika itu terjadi akan memberi keuntungan bagi timnya.

Hamilton sebelumnya pernah mendapatkan penalti mesin saat berlaga di seri F1 GP Turki 2021. Penalti yang didapatkan dari babak kualifikasi itu membuatnya memulai balapan dari peringkat ke-11.

Foto/Reuters

Padahal saat kualifikasi Hamilton keluar sebagai pembalap tercepat. Ia menjadi yang terdepan dengan catatan waktu 1 menit 24,585 detik.

Baca juga: Valtteri Bottas Ungkap Kondisi Sebenarrnya soal Persaingan Lewis Hamilton dan Max Verstappen

Penalti itu disebabkan pergantian elemen mesin yang dilakukan Hamilton dan timnya sehingga harus turun 10 peringkat. Ternyata hal ini diprediksi akan terulang dalam beberapa balapan ke depan.

Baca juga: Bos Mercedes Dukung Max Verstappen Juara F1 2021 ketimbang Lewis Hamilton, Ada Apa?

Marko melihat jika prediksinya benar tentu akan menguntungkan pembalap andalannya Max Verstappen. Tentunya ini sesuai dengan misi memperlebar jarak pembalap Belanda itu di klasemen sementara F1 2021.

“Saya berasumsi Hamilton mungkin akan mendapatkan penalti mesin lagi,” kata Marko kepada n-tv pada Rabu (4/11/2021).

"Saya tidak tahu apakah itu akan menjadi lima atau sepuluh tempat, tapi itu pasti menguntungkan kita,” lanjutnya.

Verstappen saat ini unggul 12 poin dari Hamilton di klasemen, tapi dengan rentang poin ini gelar juara masih belum aman. Marko pun tidak memandang masalah hal ini karena sesuai prediksinya, tekanan akan jauh lebih besar di kubu Hamilton.

Foto/Reuters

"Saya pikir tekanan psikologis lebih besar untuk Mercedes," kata pria Austria berusia 78 tahun itu.

"Kami masih harus memenangkan dua balapan, itu jelas. Jika kami memenangkan dua pertandingan berikutnya, saya akan menilai 60 persen untuk Verstappen, 40 persen untuk Hamilton,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini