Lemparan yang Mengawali Dimulainya Permainan Bola Basket

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 03 November 2021 18:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 03 36 2496254 lemparan-yang-mengawali-dimulainya-permainan-bola-basket-Ve9pV4P0Wf.jpg Penjelasan lemparan yang mengawali dimulainya permainan bola basket (Foto: Istimewa)

LEMPARAN yang mengawali dimulainya permainan bola basket akan dibahas di dalam artikel ini.. Permainan bola basket diawali dengan lemparan tepat di tengah lapangan yang disebut jump ball.

Lemparan yang menandai dimulainya pertandingan bola basket diawali dengan hadirnya dua pemain yang merupakan kapten perwakilan team di tengah lapangan.

Lemparan yang mengawali dimulainya permainan bola basket

(Permainan bola basket dimulai di NBA, foto: NCAA)

Kemudian, wasit melempar bola ke atas di antara kedua pemain tersebut. Setelah itu, kedua pemain tersebut harus loncat dan berebut bola lalu dioper ke rekan setimnya.

Biasanya, ada satu orang pemain yang mempunyai tugas untuk merebut bola ketika jump ball dimulai dinamakan center. Pemain yang berposisi sebagai center adalah pemain andalan, alasannya karena pemain center biasanya merupakan sosok yang memiliki postur paling tinggi di sebuah tim.

Baca juga : Pengertian Jump Ball Dalam Bola Basket Beserta Penjelasannya

Cara Melakukan Jumpball

Jika dulu kita sudah belajar tentang sejarah singkat bola basket dan aturan dalam pertandingan, kali ini kami akan membahas tentang bagaimana permainan basket itu diawali. Untuk mengawali permainan bola basket, berikut ini adalah tata cara melakukan jumpball menurut laman resmi Federasi Bola Basket Internasional (FIBA)::

1. Masing-masing jumper (pemain yang akan melakukan jump ball) berdiri dengan kedua kaki berada di dalam lingkaran tengah yang terdekat dengan ring basketnya sendiri dengan salah satu kaki dekat dengan garis tengah.

2. Rekan satu tim tidak boleh menempati posisi yang berdekatan di sekitar lingkaran jika pemain lawan ingin menempati posisi tersebut.

3. Wasit bola basket kemudian melempar bola basket ke atas (secara vertikal) di antara dua jumper yang saling berhadapan, lebih tinggi dari jangkauan lompatan kedua jumper tersebut.

4. Bola harus di-tap (tepis) dengan tangan oleh setidak-tidaknya salah satu atau kedua jumper setelah bola mencapai titik tertinggi.

5. Kedua jumper tidak boleh meninggalkan posisinya hingga bola di-tap secara legal.

6. Tidak boleh ada jumper menangkap bola atau melakukan tap lebih dari dua kali hingga bola menyentuh salah satu pemain non-jumper atau lantai.

7. Jika bola tidak di-tap setidaknya oleh salah satu jumper, maka jump ball harus diulang.

8. Tidak boleh ada bagian tubuh jumper yang melewati garis tengah lingkaran sebelum bola di-tap.

Permainan bola basket memang diawali dengan jumpball, namun jumpball yang dilakukan wasit tidak hanya untuk mengawali permainan bola basket saja ada kondisi tertentu yang mengharuskan wasit untuk melakukan jumpball.

Lemparan yang mengawali dimulainya permainan bola basket

(Permainan bola basket dimulai dengan lemparan oleh wasit, foto: Istimewa)

Baca juga : 5 Posisi Pemain Bola Basket dan Tugasnya, Mana Paling Berperan?

Kondisi – kondisi tertentu dimana wasit harus melakukan jumpball :

• Terjadi held ball

• Bola keluar lapangan dan wasit mengalami keraguan atau ketidaksetujuan tentang siapa yang terakhir kali menyentuh bola.

• Terjadi double free-throw violation saat free-throw terakhir atau satu kali free-throw yang gagal dilakukan.

• Bola yang menyangkut pada penyokong ring basket (kecuali di antara free-throw).

• Bola menjadi mati ketika tidak ada tim yang mendapatkan penguasaan atau hak terhadap bola.

• Setelah pembatalan hukuman yang setara terhadap masing-masing tim, dan tidak ada hukuman foul ( kesalahan dalam permainan bola basket ) lainnya yang terjadi dan tidak ada tim yang mendapatkan penguasaan atau hak terhadap bola sebelum foul atau violation pertama terjadi.

• Permulaan semua kuarter selain kuarter pertama.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini