Formula 1 Kembali Gunakan Aturan Double Yellow Flag

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Rabu 03 November 2021 02:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 02 37 2495748 formula-1-kembali-gunakan-aturan-double-yellow-flag-kyVHm347XF.jpg Petugas kibarkan Doube yellow flag. (Foto/Formula1)

AUSTIN Formula 1 (F1) kembali akan menggunakan aturan double yellow flag. Hal tersebut disampaikan Direktur balap Formula 1 (F1), Michael Masi.

Double yellow flag akan digunakan kembali di Grand Prix (GP) Meksiko 2021. Gagasan tersebut muncul setelah beberapa kontroversi Fernando Alonso yang lolos dari sanksi di GP Turki 2021.

Foto/Reuters

Pada seri GP Turki 2021, Alonso, diduga tidak melambatkan kecepatannya ketika dua bendera kuning berkibar. Hall tersebut pun juga tengah dalam penyelidikan.

Baca juga: Bos Mercedes Yakin Lewis Hamilton Tak Akan Jadi Biang Kerok di Timnya

Atas kasus tersebut, Federasi Otomotif Internasional (FIA), melakukan uji coba sistem di GP Amerika Serikat 2021. Mereka menghapus waktu lap dalam latihan dan kualifikasi untuk setiap pembalap yang melanggar double yellow flag.

Baca juga: Ternyata, Max Verstappen dalam Kondisi Sakit saat Kalahkan Hamilton di F1 GP AS 2021

Aturan itu serupa dengan aturan yang sudah ada untuk pelanggaran track limit. Yang mana, peraturan tersebut dirancang untuk menghentikan perdebatan mengenai apakah seorang pembalap telah mengurangi kecepatan.

Masi mengatakan bahwa uji coba tersebut mendapat banyak respon positif dari para pilot jet darat. Dia pun menegaskan kepada seluruh tim terutama kepada pembalapnya untuk mengurangi kecepatan secara signifikan dan bersiap untuk mengubah arah atau berhenti ketika melewati double yellow flag

“Untuk memenuhi aturan yang diterapkan Steward, setiap pembalap harus memenuhi aturan ini. Harus jelas juga mereka tidak berusaha untuk mengatur waktu lap yang berarti. Praktisnya, setiap pembalap yang berada di area double yellow flag secara otomatis waktu lap mereka akan dibatalkan,” kata Masi, dilansir dari Motorsport, Selasa (2/11/2021).

Foto/Reuters

“Ini jelas berhasil ketika pertama kali diperkenalkan. Kami melakukan satu kali penghapusan waktu lap. Itu adalah Kimi Raikkonen, pada FP3. Hanya itu satu-satunya,” ungkapnya.

“Jadi, kami akan melanjutkannya di Meksiko, dan kami memiliki beberapa proses internal untuk mencoba dan mempercepat sistem itu. Tampaknya sudah sangat jelas dan semua pembalap cukup mendukungnya karena apa yang kami sampaikan dapat dipahami,” sambungnya. Sementara itu, GP Meksiko 2021 akan diselenggarakan pada Senin (8/11/2021) dinihari WIB. Balapan tersebut akan digelar di Sirkuit Autodromo Hermanos Rodriguez, Meksiko.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini