Bos Mercedes Yakin Lewis Hamilton Tak Akan Jadi Biang Kerok di Timnya

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Selasa 02 November 2021 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 02 37 2495446 bos-mercedes-yakin-lewis-hamilton-tak-akan-jadi-biang-kerok-di-timnya-eERModAR4b.jpg Lewis Hamilton sudah bersama Marcedes sejak 2013. (Foto/Reuters)

AUSTIN – Bos Mercedes-AMG Petronas, Toto Wolff, menilai Lewis Hamilton tak akan memberikan masalah bagi timnya. Pernyataannya datang saat mengomentari rumor George Russel yang akan menjadi rekan Hamilton pada Formula 1 (F1) 2022.

Russel yang saat ini menjadi pilot bagi tim Williams dan akan bergabung dengan Mercedes pada musim 2022. Pembalap berusia 23 tahun itu diplot sebagai pengganti Valtteri Bottas dan akan menjadi rekan Hamilton di Mercedes-AMG Petronas.

Foto/Reuters

Wolff pun memberikan pendapatnya mengenai kecocokan Russel dengan seniornya itu pada balapan musim depan. Pasalnya, timnya itu sempat mengalami gesekan antara pembalapnya yaitu Hamilton dengan Nico Rosberg. Akan tetapi, dia menegaskan sejarah seperti itu tidak akan terulang kembali.

Baca juga: Kerap Bersitegang di Lintasan, Lewis Hamilton Pastikan Hubungannya dengan Max Verstappen Baik-Baik Saja

“Ini Mercedes, kami tidak punya tempat untuk biang kerok. Bahkan seorang pembalap superstar harus menghormati nilai-nilai tim,” ucap Wolff, dilansir dari Express, Selasa (2/11/2021).

Baca juga: Mulai Pesimis Rebut Gelar Juara F1 2021, Lewis Hamilton Justru Sindir Max Verstappen

Wolff pun yakin bahwa nantinya hubungan Hamilton dengan Russel akan berjalan harmonis. Meski ada perselisihan pada saat balapan, menurutnya itu adalah hal yang wajar. Akan tetapi, selepas dari itu para pembalapnya tetap harus mengedepankan tim.

“Saya tidak berpikir itu akan terjadi pada Lewis. Kami sudah bersama sejak 2013. Kami saling mengenal dengan sangat baik, ada begitu banyak kepercayaan dan rasa hormat,” ucapnya.

Foto/Reuters

“Russell adalah pemuda cerdas. Dia akan masuk ke dalam tim tetapi bukan berarti dia harus menahan diri saat mengemudi. Ada batasan tertentu dalam tim yang harus dihormati dan dia harus tahu itu,” ungkapnya.

“Karena ini tentang menunjukkan rasa hormat satu sama lain dan itu bisa sulit karena jika anda balapan di tempat yang sama di trek balap, anda akhirnya akan bertemu satu sama lain - tetapi ada integritas yang kami harapkan tidak ada yang lebih besar dari tim,” pungkass Wolff.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini