Valentino Rossi Marah Francesco Bagnaia Kecelakaan di MotoGP Emilia Romagna 2021

Fitradian Dimas Kurniawan, Jurnalis · Senin 25 Oktober 2021 21:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 25 38 2491573 valentino-rossi-marah-francesco-bagnaia-kecelakaan-di-motogp-emilia-romagna-2021-9hsjsrhq6j.jpg Valentino Rossi usai balapan di MotoGP Emilia Romagna. (Foto/MotoGP)

MISANO – Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi marah pada Francesco Bagnaia karena kecelakaan dan gagal memenangkan MotoGP Emilia Romagna 2021. Padahal, menurut dia, seharusnya pembalap asal italia itu berpeluang besar naik podium pertama.

Bagnaia memang nyaris saja memenangkan balapan di Sirkuit Misano, Minggu (24/10/2021). Hal itu pun berpeluang membuatnya memangkas ketertinggalannya dari Fabio Quartararo.

Foto/Reuters

Sayang, pembalap berusia 22 tahun tersebut mengalami kecelakaan di lap ke-23 dari empat lap yang tersisa. Quartararo yang mengawali balapan dari posisi ke 15 sukses merangsek masuk dan finis di posisi keempat.

Baca juga: Kalah Perebutan Juara MotoGP 2021 dari Fabio Quartararo, Francesco Bagnaia: Aksi Terbaru Akan Datang

Hasil itu sekaligus menjadikannya sebagai juara dunia MotoGP 2021. Hal itu membuat Quartararo memiliki poin 267, unggul 65 angka dari Bagnaia. Dengan dua balapan tersisa dan 50 poin maksimal, sudah tidak mungkin Bagnaia mengejar Quartararo.

Baca juga: Fabio Quartararo Juara Dunia MotoGP 2021, Presiden Prancis Kirim Ucapan Selamat

Sebagai sosok yang membina Bagnaia, Rossi tentunya begitu kecewa. Pasalnya, dia menganggap kecepatan Bagnaia begitu luar biasa dan berpeluang mempersulit perjuangan Quartararo.

Rossi pun menduga jika Bagnaia membuat kesalahan dalam pemilihan ban. Bagnaia memang diketahui memilih ban berkompon keras, yang memiliki usia lebih panjang.

Foto/MotoGP

“Pecco telah menjalani musim dengan baik. Saya sedikit marah kepadanya karena saya pikir jika menggunakan ban depan medium, maka dia bisa saja menang. Karena dia adalah yang tercepat,” kata Rossi dikutip Motorsport, Senin (25/10/2021).

“Namun, itu hanya pendapat pribadi. Dia memiliki kesempatan untuk menjaga peluang tetap terbuka. Meski begitu, situasinya juga sangat sulit. Tetapi, penting untuk bisa menjaga momentum hingga ke Portugal,” ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini