Presiden Jokowi Minta Menpora dan LADI Segera Selesaikan Sanksi dari WADA

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Jum'at 22 Oktober 2021 18:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 22 43 2490296 presiden-jokowi-minta-menpora-dan-ladi-segera-selesaikan-sanksi-dari-wada-SPpBVThnOU.jpg Presiden Joko Widodo meminta LADI segera selesaikan masalah sanksi dari WADA. (Foto/Sekretariat Kepresidenan)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo memita kepada Menpora, Zainudin Amali dan Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) untuk mencari solusi atas sanksi dari Badan Anti-Doping Dunia (WADA). Mereka pun telah bertemu di Istana Negara, Jumat (22/10/2021).

Indonesia sebelumnya mendapatkan peringatan dari WADA karena program tes doping yang dianggap tidak berjalan dengan baik. Namun, ternyata ada masalah lain yang muncul dari segi adminstratif yang belum selesai sejak 2019 lalu.

Foto/Reuters

Alhasil, LADI pun diberi sanksi oleh WADA. Dampaknya bendera Merah Putih tidak dikibarkan saat Tim Bulutangkis Indonesia menjuarai Piala Thomas 2020.

Baca juga: Tanggapi Teguran Badan Anti-Doping Dunia, KOI Langsung Koordinasi dengan Pemerintah

Untuk bisa keluar dari masalah tersebut, LADI telah dijadwalkan akan rapat dengan WADA pada awal November nanti. Namun mereka terlebih dahulu mengadakan rapat koordinasi dengan semua pihak terkait termasuk Kementerian Pemuda Olahraga, Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Baca juga: Indonesia Ditegur Badan Anti-Doping Dunia, Begini Penjelasan Menpora Zainudin Amali

Setelah mengadakan rapat tersebut kemarin, pada Jumat (22/10/2021) LADI menghadapi Presiden Jokowi. Ketua LADI, Mustofa Fauzi, datang langsung ke istana bersama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali.

Wakil Ketua LADI, Rheza Maulana, mengatakan bawah pertemuan tersebut ditujukan untuk memaparkan tindak lanjut mengenai permasalahan sanksi WADA. Kemudian, Jokowi meminta LADI untuk segera mencarikan jalan keluar karena masalah itu adalah peristiwa yang besar.

“Baru saja Ketua LADI (bersama Menpora) telah menghadap ke Istana untuk menyampaikan paparan dan tindak lanjut mengenai permasalahan Banned WADA dalam sidang terbatas kabinet,” tulis Rheza dalam pesan singkat, Jumat (22/10/2021).

Foto/Badminton Photo

“Presiden dalam pembukaanya menyampaikan bahwa ini adalah peristiwa besar yang harus segera dicarikan jalan keluarnya segera. Adapun Presiden mendukung penuh langkah2 yang akan LADI tempuh untuk segera menyelesaikan permasalahan ini,”imbuhnya.

“Sambutan Presiden disusul dengan paparan Ketua LADI mengenai situasi terkini, kronologis kejadian disertai bukti2 korespondensi antara LADI dengan WADA, pending matters yang ada, dan tindak lanjut penyelesaian,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini