Tinjau Atlet PON Jabar yang Tengah Pemulihan, Ridwan Kamil Pastikan Sesuai Regulasi

Agung Bakti Sarasa, Jurnalis · Selasa 19 Oktober 2021 18:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 19 43 2488734 tinjau-atlet-pon-jabar-yang-tengah-pemulihan-ridwan-kamil-pastikan-sesuai-regulasi-Yrq3Uk9GAz.jpg Ridwan Kamil meninjau pemulihan atlet PON Jabar (Foto: MPI/Agung Bakti Sarasa)

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil, meninjau langsung para atlet PON XX Papua 2021 asal Jabar yang tengah menjalani proses pemulihan di Hotel Horison, Bandung, Selasa (19/10/2021). Dalam kesempatan tersebut, Kang Emil memastikan proses pemulihan atlet-atlet PON Jabar sesuai regulasi.

Kang Emil pun menjelaskan, bahwa proses kepulangan atlet-atlet PON Jabar berjalan secara struktur dan bertahap. Hal itu bertujuan agar mereka, yang jumlahnya mencapai 700 orang tersebut, mendapatkan fasilitas yang sama.

PON XX Papua 2021 (Foto: Instagram/@ponxx2020papua)

"Kami mengecek proses pemulihan atlet PON. Sesuai regulasi, jika lewat tujuh hari di PON Papua, pulangnya harus menjalani pemulihan kurang lebih 5 hari," ujar Kang Emil.

"Atlet Jabar itu jumlahnya banyak, ada 700 ratusan. Jadi konteks itu harus dipahami oleh media. Mengatur 700 orang, satu per satu, memang tidak mudah," ujarnya.

Atlet-atlet PON Jabar yang menjalani pemulihan di Hotel Horison terdiri dari kontingen cabang olahraga (cabor) tinju, rugbi, terjun payung, biliar, bola tangan, atletik, soft ball, kempo, renang, dan gulat.

BACA JUGA: Jabar Juara Umum PON XX Papua, Ridwan Kamil: Perjuangan Belum Berakhir

"Hari ini bergelombang yang sudah keluar masuk di hotel ini ada sekitar 260 dari 10 cabor," sebutnya.

Menurut Kang Emil, selain menjalani pemulihan 5 hari, syarat kepulangan kontingen PON Jabar lainnya adalah hasil tes PCR negatif.

"Tadi media juga saksikan sedang tes PCR. Kalau besok pengumumannya negatif, semua bisa pulang ke rumah masing-masing," katanya.

Kang Emil juga menuturkan, bahwa Pemprov Jabar sedang menyiapkan kadeudeuh atau bonus untuk para atlet peraih medali PON XX Papua 2021.

"Walaupun (pendapatan) hilang Rp5 triliun (akibat pandemi COVID-19), kami cari penghematan dari pos yang lain. Sebenarnya bukan untuk olahraga, kita geser untuk memberikan apresiasi. Mudah-mudahan, berapapun menjadi tanda rasa perhatian kita kepada atlet," tuturnya.

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, saat mengantar atlet voli PON XX Papua asal Jabar, Yasmin Nafisah, yang cedera untuk menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Halmahera, Kota Bandung (Foto: MPI/Agung Bakti Sarasa)

Diketahui, Provinsi Jabar sukses mempertahankan gelar juara umum dalam PON XX Papua 2021. Menurut Kang Emil, ada sejumlah strategi yang diterapkan untuk meraih sukses tersebut.

"Pertama, kita ini masyarakat yang budayanya rajin berolahraga. Tiap weekend, tiap pengkolan, semua gerak. Itu budaya yang bagus. Kedua, kita sering bikin event mencari benihnya di event itu. Ada Porda, ada pekan olahraga cabang sendiri khusus, ada pekan olahraga pelajar, ada pesantren, dan juga ASN," paparnya.

Selain itu, Pemprov Jabar memiliki Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP). Menurut Kang Emil, PPLP menjadi salah satu tempat yang menghasilkan bibit atlet berpotensi.

"Kita punya pusat pelatihan PPLP di level pelajar, contohnya Windy Cantika Aisah. Baru pertama kali ikut Olimpiade, sudah dapat medali perunggu, pertama ikut PON langsung medali emas," ujarnya.

"Kita juga ada sport science di UPI. Kita akan kombinasikan di masa depan, bakat dan ilmu. Tidak hanya bakat, tapi sekarang ada ilmu. Kapan sel darah merahnya bisa digunakan, jenis makanannya apa, pola cuaca, dan lain sebagainya," kata Kang Emil.

Antar Atlet Voli ke Rumah Sakit

Sebelum meninjau kontingen PON Jabar, Kang Emil juga menyempatkan diri mengantar Yasmin Nafisah untuk menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Halmahera, Kota Bandung, Selasa (19/10/2021).

Yasmin merupakan atlet bola voli asal Kota Cimahi yang mengalami cedera saat berlaga di PON XX Papua. Berdasarkan analisa sementara, Yasmin mengalami dislokasi di bagian tempurung kaki kirinya usai melakukan smash.

Kang Emil pun memberi semangat kepada Yasmin dan mengantarnya hingga pintu rumah sakit. Dia memastikan, Yasmin akan mendapatkan perawatan maksimal dari rumah sakit.

"Otot tempurung lututnya cedera, dislokasi karena pas smash turun pakai satu kaki akhirnya melintir. Saya antar ke RS Halmahera kita doakan, kata dokter sih harus dioperasi ya. Tentu kita doakan supaya pulih seperti sedia kala karena klub voli harus bertanding," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini