Tak Mau Kejadian Piala Thomas 2020 Terulang, Menpora Bentuk Tim Khusus untuk Tangani Masalah dengan WADA

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Senin 18 Oktober 2021 18:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 18 43 2488199 tak-mau-kejadian-piala-thomas-2020-terulang-menpora-bentuk-tim-khusus-untuk-tangani-masalah-dengan-wada-qiKi1a4u3T.jpg Menpora Zainudin Amali. (Foto: Kemenpora)

JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Zainudin Amali, akan membentuk tim khusus untuk menangani masalah dengan pihak Badan Anti-Doping Dunia (WADA). Nantinya tim khusus itu juga untuk melihat siapa yang harus bertanggung jawab dalam kelalaian hingga bendera Merah Putih sampai tidak berkibar meski Indonesia juara di Piala Thomas 2020.

Menpora Zainudin mengatakan itu semua dalam rapat koordinasi bersama Komite Olahraga Indonesia (NOC Indonesia) dan Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI). Mereka akan bekerja sama dan membentuk tim gabungan guna menyelesaikan masalah terkait sanksi yang diberikan oleh WADA.

Sebagaimana diketahui, WADA melayangkan surat sanksi pada 7 Oktober lalu kepada LADI. Pasalnya, Indonesia dinilai tidak bisa memenuhi test doping plan (TDP) 2020 dan juga belum memenuhi TDP untuk 2021.

Baca Juga: Dituduh Tak Gerap Cepat Selesaikan Sanksi Badan Anti-Doping Dunia, Ini Penjelasan Menpora Zainudin Amali

Bendera PBSI berkibar di podium Piala Thomas 2020

Kemudian, buntut dari sanksi tersebut menyebabkan bendera Merah Putih tidak dapat berkibar dan harus diganti dengan logo bendera PBSI di Piala Thomas 2020. Tentu hal itu sangat penting, mengingat Indonesia sukses merebut kembali trofi Piala Thomas ke bumi pertiwi setelah 19 tahun.

Menanggapi hal tersebut, Amali bersama NOC Indonesia, dan LADI menggelar rapat koordinasi pada Senin (18/10/2021). Beliau menyampaikan bahwa akan membentuk tim gabungan untuk menangani masalah tersebut hingga tuntas. Yang mana tim tersebut dipimpin langsung oleh ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari.

Jika memang diperlukan, Amali menyatakan tidak menutup kemungkinan akan adanya pihak yang bertanggung jawab atas ranah hukum. Hal tersebut disampaikan olehnya melalui konferensi pers virtual.

“Kami akan melakukan langkah-langkah yang sebaik mungkin untuk menyelesaikan masalah tersebut. Dan dalam koordinasi tadi, kami telah memutuskan akan membuat tim khusus,” ungkap Amali dalam konferensi pers virtual, Senin (18/10/2021).

“Ada dua tugas tim ini, yang pertama untuk mempercepat agar WADA segera bertanggung jawab kepada LADI dan yang kedua untuk menginvestigasi mengapa ini bisa terjadi. Pastinya masalah ini timbul karena ada penyebabnya,” lanjutnya.

Menpora Zainudin Amali (Kemenpora)

“Kami akan mempelajari ini semua, komunikasi dengan banyak pihak. Upaya-upaya ini akan menjadi bagian dari akselerasi dan investigasi. Investigasi ini termasuk kepada pengurus-pengurus lama,” sambungnya.

“Kalau memang arahnya ke ranah hukum, ya kami akan dorong ke sana. Tergantung hasil investigasi nanti,” tambahnya.

Tentunya gerak cepat Kemenpora Indonesia itu patut diapresiasi. Sebab dalam waktu dekat ini masih banyak ajang bulu tangkis yang bermain dan tentunya kejadian tak bisa mengibarkan bendera Merah Putih tak boleh terulang lagi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini