Pelari Maraton Kaya Prestasi Asal Kenya Ditemukan Tewas dengan Luka Tusuk

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Jum'at 15 Oktober 2021 14:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 15 43 2486826 pelari-maraton-kaya-prestasi-asal-kenya-ditemukan-tewas-dengan-luka-tusuk-uMDvm7Jc9U.JPG Agnes Tirop ditemukan tewas di dalam rumahnya. (Foto/Reuters)

ITEN - Pelari maraton asal Kenya, Agnes Tirop, yang baru-baru ini berlaga di Olimpiade Tokyo 2020, ditemukan tewas, Rabu (13/10/2021). Menurut badan atletik negara itu (AK), Tirop ditemukan tewas di rumahnya di Iten.

Laporan menyatakan Tirop yang berusia 25 tahun ditemukan tewas dengan luka tusuk di perutnya. Federasi Atletik Kenya masih mendalami dugaan pembunuhan Tirop.

"Masih bekerja untuk menggali lebih banyak detail seputar kematiannya," demikian pernyataan AK mengutip CNN International, Jumat (15/10/2021).

Foto/Reuters

Agen Tirop, Gianni Demadonna juga telah mengkonfirmasi kematiannya melalui email ke CNN. Sementara Federasi Atletik Kenya belum mau berkomentar lebih jauh.

Agnes Tirop turun pada nomor 5.000 meter di Olimpiade Tokyo 2020. Atlet berusia 25 tahun itu memenangkan medali perunggu di 10.000 m di Kejuaraan Dunia 2017 dan 2019 dan finis di urutan ke-4 di 5.000 m di Olimpiade Tokyo.

Bulan lalu, Tirop membuat sejarah dengan membuat rekor. Di nomor 10 km di acara Adizero Road To Records di Jerman.

Tirop selesai dalam waktu 30:01, memecahkan rekor sebelumnya 30:29, yang telah ditetapkan oleh pelari Maroko, Asmae Leghzaoui pada tahun 2002.

Setelah balapan, dia berkata, "Saya sangat senang telah memecahkan rekor dunia. Saya merasa kecepatannya bagus. Lintasannya juga sangat bagus."

Pada Kejuaraan Lintas Negara Dunia IAAF 2015, Tirop menjadi peraih medali emas termuda kedua dalam perlombaan wanita setelah Zola Budd.

Federasi Atletik Kenya mengatakan negara itu telah kehilangan permata yang merupakan salah satu atlet terbaik di panggung internasional, berkat penampilannya yang menarik.

Foto/Reuters

Presiden Kenya, Uhuru Kenyatta juga memberikan penghormatan. Dia sangat sedih atas meninggalnya Tirop.

"Ini meresahkan, sangat disayangkan dan sangat sedih bahwa kita kehilangan seorang atlet muda dan menjanjikan yang, pada usia muda 25 tahun, dia telah mengharumkan negara kita melalui kejayaan serta prestasinya di panggung atletik global termasuk di Olimpiade Tokyo 2020, di mana dia menjadi bagian dari tim Kenya di Jepang," tutur Uhuru Kenyatta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini