Meski Indonesia Kalah dari Thailand, Greysia/Apriyani Puas dengan Penampilannya di Piala Uber 2020

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Jum'at 15 Oktober 2021 08:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 15 40 2486633 meski-indonesia-kalah-dari-thailand-greysia-apriyani-puas-dengan-penampilannya-di-piala-uber-2020-gHntgRwvU9.jpeg Greysia Polii/Apriyani Rahayu. (Foto: PBSI)

AARHUS – Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu mengaku puas bisa menyumbangkan poin untuk Indonesia meskipun pada akhirnya kalah juga dari Thailand di perempatfinal Piala Uber 2020. Menurut Greysia, satu poin itu amat berarti karena ia memang ingin memperlihatkan daya juang kepada para juniornya.

Greysia/Apriyani tampil di laga kedua Piala Uber 2020 melawan Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai di Ceres Arena, Aarhus, Denmark pada Jumat (15/10/2021). Di laga itu mereka menang dengan rubber game 21-17, 17-21, dan 21-19.

Dengan kemenangan ini, Indonesia menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah kalah di partai perdana nomor tunggal putri. Adalah Gregoria Mariska Tunjung yang menelan kekalahan dari Pornpawee Chochuwong dengan skor 21-14, 10-21, dan 10-21.

Baca Juga: Profil dan Biodata Ester Nurumi Tri Wardoyo, Pebulu Tangkis 16 Tahun Calon Tunggal Putri Andalan Indonesia

Greysia Polii/Apriyani Rahayu (Badminton Photo)

Laga tersebut berlangsung sengit dan mendebarkan. Sejak gim pertama pasangan peraih emas Olimpiade Tokyo ini sempat tertinggal di poin-poin awal. Akhirnya mereka mampu mengontrol permainan di poin-poin kritis dan memenangi gim pembuka dengan 21-17.

Di gim kedua, pasangan Thailand memberikan perlawanan dengan menyajikan pertahanan yang kokoh. Permainan menjadi lebih ketat bahkan menciptakan rally hingga 72 pukulan.

Namun kali ini pasangan Thailand jauh lebih beruntung di poin-poin terakhir. Mereka dari ketinggalan mampu membalikkan keadaan dan mengubah kedudukan menjadi 21-17.

Memasuki gim ketiga laga semakin seru. Permainan menjadi semakin sengit hingga kedua pasangan berada di skor 19-19. Beruntung Greysia/Apriyani tampil dengan mental juara hingga memenangkan laga dengan skor 21-19.

"Dari awal kami sudah siap bahwa lawan memiliki kualitas. Setiap ketemu poinnya juga tidak pernah jauh. Selalu ramai terus. Kami harus siap capek dan mau menang dan memberikan yang terbaik untuk Indonesia," kata Apriyani dikutip dari rilis yang diterima MPI, Jumat (15/10/2021).

Sementara bagi Greysia, kemenangan ini dipersembahkan untuk para juniornya yang akan tampil di partai-partai berikutnya. Ia berharap kesempatan itu dapat dimanfaatkan sebaik mungkin.

"Kita bersyukur bahwa kemenangan ini bukan hanya untuk kami sendiri, tetapi juga memberi poin untuk tim Uber Indonesia, sehingga adik-adik yang lain bisa main dan punya kesempatan memberikan yang terbaik. Itulah harapan kami terhadap tim Uber Indonesia ini," kata Greysia.

Greysia pun berkata bisa jadi perebutan Piala Uber 2020 merupakan yang terakhir. Karena itu, dia ingin memberikan warisan terbaik.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu (Badminton Photo)

"Kami ingin mewariskan siapa tahu ini Piala Uber terakhir saya, sehingga saya bisa mewariskan ke adik-adik. Mereka tidak saja melihat saya bermain tetapi bisa ikut merasakan bermain di ajang yang demikian besar seperti di Piala Uber. Berkat kemenangan, saya memberi kesempatan kepada adik-adik untuk bermain dan memberikan yang terbaik untuk Indonesia," imbuh Greysia.

Pada akhirnya Indonesia kalah 2-3 dari Thailand. Kekalahan itu menghentikan langkah Indonesia di perempatfinal Piala Uber 2020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini