Mengenal Sejarah Thomas dan Uber Cup, Turnamen Bulu Tangkis Beregu Bergengsi

Djanti Virantika, Jurnalis · Senin 11 Oktober 2021 15:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 11 40 2484534 mengenal-sejarah-thomas-dan-uber-cup-turnamen-bulu-tangkis-beregu-bergengsi-IfGvjtH6gr.jpg Mengenal sejarah Thomas dan Uber Cup. (Foto: BWF)

MENGENAL sejarah Thomas dan Uber Cup jadi hal yang menarik. Sebab, turnamen bulu tangkis beregu ini begitu bergengsi sehingga selalu dinantikan publik dunia.

Animo besar publik pun kembali ditunjukkan dalam gelaran Thomas dan Uber Cup 2020 yang kini tengah digelar. Demi memperebutkan gelar juara pun, sejumlah tim menurunkan pemain terbaiknya, termasuk Indonesia.

BACA JUGA: Sosok Pendiri PSSI, Soeratin Sosrosoegondo

Nama-nama seperti Kevin Sanjaya Sukamuljo, Anthony Sinisuka Ginting, hingga Hendra Setiawan turut memperkuat tim Indonesia di Thomas Cup 2020. Sementara itu, di skuad Indonesia pada Uber Cup, ada Greysia Polii hingga Apriyani Rahayu.

BACA JUGA: 7 Teknik Pukulan dalam Permainan Bulu Tangkis Beserta Penjelasannya

Sebelum menilik lebih jauh kiprah Indonesia dan tim-tim lain di Thomas dan Uber Cup 2020, mari mengetahui beragam hal soal turnamen beregu bergengsi ini. Salah satunya soal sejarah dari Thomas dan Uber Cup. Sebagaimana dikutip dari berbagai sumber, mari mengenal sejarah Thomas dan Uber Cup.

Thomas dan Uber Cup

Sejarah panjang terdapat dalam penyelenggaraan Thomas dan Uber Cup. Thomas Cup sendiri merupakan turnamen bergengsi yang mempertemukan tim bulu tangkis putra terbaik dunia. Sementara itu, Uber Cup mempertemukan tim bulu tangkis putri terbaik dunia.

Mengenal sejarah Thomas dan Uber Cup

(Tim Indonesia di Piala Thomas 1998)

Awalnya, dua turnamen ini digelar dalam periode tiga tahun sekali. Tetapi kini, Thomas dan Uber Cup digelar dua tahun sekali.

Sejarah Thomas Cup

Thomas Cup sudah ada pada 1949. Nama dari kejuaraan beregu putra ini diambil dari seorang mantan presiden Federasi Bulu Tangkis Internasional (IBF) dan sekaligus legenda bulu tangkis Inggris, yakni Sir George Alan Thomas.

Pada edisi pertama, Piala Thomas digelar di kota Preston, Inggris dengan diikuti tiga tim saja, yaitu Amerika Serikat, Malaysia, dan Denmark. Kejuaraan tersebut, Malaysia keluar sebagai juara setelah mengalahkan Denmark dengan skor 8-1 di partai final.

Ada perbedaan dalam penyelenggaraan pertama Thomas Cup dengan saat ini. Sebab, Thomas Cup kala itu diadakan setiap tiga tahun sekali dengan format best of nine yang terdiri dari lima partai single dan empat double.

Tetapi, format pertandingan kemudian berubah seiring berjalannnya waktu. Thomas Cup digelar per dua tahun sekali. Perubahan format pun didlakukan, di mana aturan challenge round dihapuskan. Dulu, pemenang antarzona harus melawan juara bertahan di babak final atau yang disebut challenge round.

Mengenal sejarah Thomas dan Uber Cup

(Tim Indonesia di Piala Thomas 2000)

Dalam penyelenggaraan Thomas Cup pertama, Malaya pun sukses keluar sebagai juara. Kepastian itu didapat usai mengalahkan Denmark dengan skor 8-1. Mereka terus mempertahankan gelar itu hingga 3 edisi Thomas Cup.

Baru pada gelaran Thomas Cup 1957, kejayaan Malaya tumbang. Indonesia sukses mengambil alih gelar juara tersebut dan mempertahankannya ke beberapa edisi selanjutnya.

Indonesia juga menjadi negara tersukses dalam penyelenggaran Piala Thomas. Sebab, Indonesia sudah 13 kali merebut gelar juara. Indonesia unggul tiga gelar juara dari China yang merengkuh 10 gelar juara.

Uber Cup

Untuk Uber Cup, turnamen ini juga awalnya digelar dalam periode tiga tahun sekali. Untuk nama kompetisi, Uber Cup diambil dari nama pemain bulu tangkis putri legendaris asal Inggris, Betty Uber.

Kompetisi ini pertama kali hadir pada 1956-1957. Baru pada 1984, turnamen Uber Cup diadakan bersamaaan dengan Thomas Cup.

Mengenal sejarah Thomas dan Uber Cup

(Skuad Piala Uber)

Untuk format pertandingan, penyelenggaraan Uber Cup juga diadakan berbeda dengan yang ada saat ini. Awalnya, Uber Cup digelar dengan mempertandingkan tiga partai tunggal dan empat ganda.

Baru pada 1984, perubahan terjadi dalam format pertandingan. Jumlah laga dikurangi dengan hanya mempertandingkan tiga nomor tunggal dan dua ganda. Format ini pun bertahan sampai saat ini.

Turnamen pertama Uber Cup sendiri digelar di Preston, Lanchasire, Inggris pada 1957. Ada 11 negara yang ikut serta dalam kejuaraan tersebut kala itu. Tetapi, Amerika Serikat tampil lebih tangguh dan merebut gelar juara.

Sejauh ini, hanya ada lima negara yang pernah menjadi juara Uber Cup, yakni China, Amerika Serikat, Jepang, Indonesia, dan Korea Selatan. China paling banyak merebut gelar juara, yakni sebanyak 14 kali. Sementara itu, Indonesia menduduki peringkat keempat dengan tiga gelar juara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini