Pantau Prokes PON XX Papua 2021, Menpora Senang Semua Diterapkan dengan Ketat

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Sabtu 09 Oktober 2021 00:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 08 43 2483599 pantau-prokes-pon-xx-papua-2021-menpora-senang-semua-diterapkan-dengan-ketat-xhSD7HbkBv.jpg Cabor dayung di PON XX Papua 2021. (Foto: PB PON XX Papua)

JAYAPURA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Indonesia, Zainudin Amali, memantau langsung protokol kesehatan (prokes) diPekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021. Saat mengunjungi di venue cabang olahraga (cabor) dayung di Teluk Youtefa, Jayapura, pada Jumat 8 Oktober 2021, ia pun senang karena prokes dijalankan dengan ketat.

Sebagaimana diketahui, PON XX Papua berlangsung di tengah pandemi covid-19 yang masih melanda Indonesia. Meski saat ini kasus positif terus menurun dalam skala nasional, namun prokes yang ketat terus diterapkan guna mencegah penularan virus yang berasal dari Wuhan itu.

Karena itu, panitia pelaksana melakukan berbagai upaya agar PON XX Papua tetap berjalan dengan lancar tanpa menimbulkan peningkatan kasus di lingkungan venue. Mereka menempatkan penonton jauh dari akses para atlet yang akan berlaga sehingga jika ada atlet yang terpapar covid-19 bisa dipastikan bukan tertular dari masyarakat. 

Baca Juga: Tak Terima Keputusan Wasit, Atlet Tinju DKI Jakarta dan Relawan PON XX Papua 2021 Saling Baku Hantam

Logo PON XX Papua 2021

"Saya melihat di berbagai venue termasuk yang sekarang di dayung, posisi penonton jauh dari akses para atlet. Jika ada yang atlet yang terpapar diyakini bukan dari masyarakat,” kata Zainudin dikutip dari laman resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). 

Sejak digelar kurang lebih dua minggu lalu, setidaknya ditemukan 29 kasus positif covid-19 di ajang PON XX Papua. Mereka yang terpapar terdiri dari para atlet, ofisial dan juga panitia pelaksana.

Untuk itu, Zainudin terus melakukan pantauan dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan tracing di lingkungan penyelenggaraan PON XX Papua.

Menpora RI itu mengatakan bahwa para atlet kebanyakan terinfeksi corona dengan tanpa gejala. Selain itu, mereka juga bisa pulih lebih cepat dari orang-orang kebanyakan.

"Saya terus memantau dan mengkoordinasikan untuk memastikan langkah-langkah yang diambil termasuk tracing di semua tempat. Mereka ini rata-rata tanpa gejala namun saya mendapat laporan bahwa CT nya juga diatas, ada yang 37, akan cepat pulih," jelas menteri berusia 59 tahun itu.

 Menpora Zainudin Amali

"Pengalaman di beberapa multi even, bila ada yang terpapar, recovery atlet akan cepat. Biasanya 4-5 hari sudah pulih," imbuhnya.

"Disini diterapkan sistem bubble, pergerakan atlet tidak bertemu masyarakat, hanya dari penginapan ke venue. Kalau ada yang terkena kemungkinan sesama mereka, barangkali sedang kondisi lelah, turun, dan ada virus, terus diadakan penelusuran dan sekali lagi recovery atlet akan cepat," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini