Indonesia Dinyatakan Tak Patuh Program Anti-Doping, Roy Suryo: Bisa Jadi Bencana!

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Jum'at 08 Oktober 2021 12:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 08 43 2483214 indonesia-dinyatakan-tak-patuh-program-anti-doping-roy-suryo-bisa-jadi-bencana-9JE7p6Pnkf.jpg Roy Suryo komentari pernyataan WADA soal ketidakpatuhan Indonesia. (Foto: Arif Bagus Pratama/Okezone)

JAKARTA – Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Roy Suryo, memberi tanggapan soal kabar Indonesia yang dinyatakan tidak patuh oleh Badan Anti-Doping Dunia (WADA). Menurut Roy Suryo, kasus ini bisa menjadi bencana bagi olahraga nasional.

Sebagaimana diketahui, Indonesia bersama Thailand dan Korea Utara dinyatakan tidak patuh program pengujian efektif oleh WADA. Hal itu disampaikan pada Jumat (8/10/2021).

WADA. Foto: Reuters

Padahal, kepatuhan program pengujian efektif merupakan syarat suatu negara untuk dapat menjadi tuan rumah di ajang internasional. Beberapa ajang besar olahraga yang sempat diwacanakan digelar di Indonesia pun terancam gagal, seperti Piala Dunia U-20 2023, MotoGP 2022, Formula E, Piala hingga Dunia Bola Basket FIBA.

Aturan itu juga jadi syarat untuk duduk sebagai anggota dewan di komite. Indonesia bisa saja harus menjalani sanksi tersebut selama masa penangguhan yang belum diketahui jangka waktunya.

BACA JUGA: Indonesia Dinyatakan Tidak Patuh oleh Badan Anti-Doping Dunia, Tak Bisa Jadi Tuan Rumah Kompetisi Olahraga

Roy Suryo yang pernah menjabat sebagai Menpora RI mengatakan permasalahan ini sangat serius. Ini bisa saja merusak citra olahraga nasional di kancah dunia.

“Sanksi dari WADA yang merupakan bentukan dari IOC tersebut sangat serius dan berdampak bagi Indonesia, lho,” ucap Roy Suryo, saat dihubungi tim MNC Portal Indonesia.

BACA JUGA: Indonesia Dikabarkan Tak Patuh Program Anti-Doping, 5 Ajang Besar Ini Terancam Gagal Diselenggarakan di Tanah Air

“Sebab, selain sanksi tidak bisa menjadi tuan rumah kompetisi olahraga di tingkat regional, benua, dan internasional selama masa penangguhan, perwakilan kita juga tidak bisa duduk sebagai anggota dewan di komite sampai statusnya dipulihkan atau dalam jangka waktu 1 tahun (tergantung mana yang lebih lama),” lanjutnya.

“Padahal, Indonesia merencanakan akan menjadi tuan rumah beberapa event olahraga tingkat internasional, jadi terus terang ini bisa menjadi bencana bagi penyelenggaraan event-event tersebut, meski atlet-atlet kita masih diperbolehkan mengikuti turnamen di luar negeri,” tegasnya.

Roy pun berkata, pemerintah harus mencari solusi terbaik atas permasalahan ini. Dia pun meminta penyelidikan lebih rinci kepada instansi terkait yang membiarkan masalah ini bisa terjadi.

“Ini harus segera dicari solusi terbaik oleh pemerintah, bagaimanapun juga akan sangat berdampak bagi Indonesia,” lanjutnya.

Roy Suryo

“Terus terang, tidak bisa dianggap remeh sanksi dari WADA ini, sangat serius bagi citra olahraga di Indonesia. Saya heran mengapa bisa sampai abai begitu, perlu ditelaah ke dalam instansi-instansi terkait,” jelasnya.

“Ini masalahnya, terus terang tidak ada solusi selain menunggu di waktu penangguhan tersebut, apalagi sudah diumumkan secara terbuka seperti ini, sangat Ironis, ambyar,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini